oleh

Mantan Ketua Tim TP Beberkan Alasan Dukung FAS

PAREPARE, Cyberpare.Com — Setelah menyimak debat kandidat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Parepare beberapa waktu lalu, Tokoh masyarakat Parepare H Abdul Rahman Mappagiling membeberkan pandangannya menentukan sikap memilih calon pemimpin.

Dia menilai, sejumlah hal subtansial menjadi pembeda yang terang antara gagasan Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS) dengan Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP).

“Pak Faisal bukannya tanpa kekurangan. Namun itu karena dia tampil apa adanya, tidak dibuat-buat. Dia menjelaskan dengan kejujuran, sesuai kenyataan yang ada,” ungkap pria yang pernah menjadi Ketua Tim Pemenangan TP itu, Sabtu (31/3/2018).

Sementara ia menilai Taufan Pawe terlalu retoris, lebih dominan dibanding Pangerang Rahim yang hanya bicara beberapa detik. “yang disampaikan, janji janji yang kedengarannya hebat. Tapi dia lupa kalau masih punya banyak janji yang belum tuntas,” terangnya.

Selain TV kabel gratis, progress ITH yang kini tidak nampak, hingga RS Tonrangeng yang sudah menguras puluhan miliar APBD. “Tuntaskan janji, baru berjanji lagi. Salah satu tanda orang munafik, adalah ingkar janji,” imbuh pria yang kini banyak terlibat dalam kegiatan dakwah tersebut.

Dirinya juga menyoroti ketaatan TP terhadap hukum, sekaitan dengan posisinya bersama Rahman Saleh di Dewan Pengawas RSUD Andi Makkasau. Juga sejumlah kasus hukum yang terjadi selama pemerintahan TP. Seperti SP3 tiga kasus korupsi, sejumlah kadis yang menjadi tersangka, kasus OTT seluruh pejabat ULP, dugaan intervensi dakwah Ustaz Fuad.

Lebih lanjut mantan politisi PPP itu mengulas gagasan FAS mengenai pemerataan pembangunan dengan menyiapkan Rp2 miliar/kelurahan/tahun. Itu disebutnya sebagai jawaban atas banyak masalah di Parepare.

“Ini menjawab kebutuhan warga yang diusulkan lewat musrembang namun tidak diakomodir,” jelasnya.

Dia juga memuji program 1000 rumah sejahtera. Rahman mengatakan, program itu akan banyak membantu warga yang selama ini banyak diberitakan tinggal di rumah tak layak huni. Sementara program 1000 pengusaha baru, job fair dan penyaluran modal kerja akan menuntaskan masalah pengangguran. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed