oleh

Sosialisasikan Perpres 82 Tahun 2018, BPJS Kesehatan Parepare Gelar Media Gathering

PAREPARE, Cyberpare.com — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Parepare gelar media gathering, guna mensosialisasikan peraturan presiden nomor 82 tahun 2018, di Cafe Teras Empang, Jumat (2/11/2018).

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Parepare, Sarman Palipadang menyampaikan, beberapa pasal dari Perpres yang baru ini, mesti mendapat perhatian serius dari masyarakat.

Ia menjelaskan, berdasarkan Perpres tersebut, pasangan suami istri yang masing-masing merupakan pekerja, keduanya wajib didaftarkan sebagai peserta pekerja penerima upah (PPU) oleh pemberi kerja. Selain itu, bayi baru lahir juga diwajibkan menjadi peserta BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan.

“Peserta yang tidak mendaftarkan bayinya sebagaimana ketentuan tersebut, bakal dikenakan sanksi. Perpres mengamanatkan ketentuan lebih lanjut mengenai pendaftaran bayi baru lahir itu diatur melalui Peraturan BPJS Kesehatan,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, peserta BPJS Kesehatan berhak mendapat manfaat jaminan kesehatan yang bersifat pelayanan perorangan, seperti pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

“Hak peserta lainnya yaitu pelayanan obat, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi bayi baru lahir dari peserta paling lama 28 hari sejak dilahirkan,” bebernya.

Sarman menambahkan, pihaknya wajib mencatat dan menagih tunggakan iuran sebagai piutang BPJS Kesehatan paling banyak untuk 24 bulan.

“Ini sesuai Perpres 82 tahund2018, dimana peserta mandiri yang menunggak tiga tahun, wajib membayar iuran maksimal 24 bulan,” katanya. (di)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *