LSM.Sorot : Kurang Elok, OTT ULP Parepare Didiamkan

PAREPARE, Cyberpare.com — Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Eks.Panitia Unit Lelang Pengadaan (ULP) Kota Parepare 31 Juli 2017 lalu yang masuk dalam golongan Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) pasca pengembalian dari pihak Jaksa kota Parepare, hingga kini kembali berproses di Kepolisian. Setidaknya sudah empat kali berkas perkaranya bolak balik dari dua Institusi Penyidik ini. 

Jika diurut dari awal kejadian, 31 Juli 2017 lalu, proses hukum OTT ULP. kini memasuki tahun ke dua. Namun status Hukum Lima eks. Pejabat ULP pun masih tersangka, usai ditangguhkan penahanannya pasca penangkapan dan Status wajib lapor bagi 5 eks.pejabat ULP. Ini sempat diberlakukan. 

Respon penanganan kasus yang melibatkan 5 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Parepare ini, ditanggapi bijak aktifis Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Sorot Indonesia di Parepare.

Andi Asrida, Peneliti dari LSM.Sorot Indonesia ini mengaku, pihak Penyidik Kepolisian mesti bekerja ekstra dalam penanganan kasus ini, karena penanganan kasusnya sudah berjalan memasuki 2 tahun, tapi peningkatan status hukum perkara ini, belum ada kepastian, bahkan beberapa kali dilimpahkan ke Kejaksaan lalu dikembalikan lagi. 

“Kurang Elok jika kasus OTT Pejabat ULP Kota Parepare Didiamkan, dan dibiarkan berlarut larut, Pihak Penyidik Kepolisian mesti bekerja Ekstra, biar kasus yang melibatkan 5 ASN ini ada tingkatan Penangananya” Harap Andi Asrida. 

Kapolres Parepare AKBP.Pria Budi S.Ik.MH. melalui Kasat.Reskrim Polres Parepare AKP. Abdul Haris Nicolaus SH. dihubungi melalui selulernya mengatakan, pihaknya masih melengkapi berkas perkara, sesuai Petunjuk Jaksa pasca pengembalian berkas perkara November lalu, Namun Ia enggan membeberkan Materi kelengkapan berkas yang akan dilengkapi itu. 

“Materi yang akan dilengkapi Sifatnya Technis dan masuk dalam Materi Pengembangan Kasus, (tidak bisa di Ekspose) dan itu bersifat Internal” jelas 
Kasat.Reskrim yang pernah menjabat Jabatan sama di Polres Enrekang. 

Sebelumnya Kajari Parepare Andi Darmawangsa SH.MH diselah Pelaksanaan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) mengaku, sudah mengembalikan Berkas Perkara Kasus OTT Lima Eks.Pejabat ULP ke Pihak Kepolisian.  

“Semuanya sudah kita kembalikan, SPDP nya sudah kita serahkan di November lalu, jadi saat ini kami tinggal menunggu kembali Pelimpahan ulang yang dilalukan pihak Penyidik Kepolisian” terang Kejari singkat. 

Diketahui kasus OTT 5 Eks.Pejabat ULP Bagian Pembangunan, melibatkan Bahman (Dinas PUPR) Zulkarnaen (Bappeda) Muh. Idris, (Dinas Kesehatan) Dede Alamsyah (RSUD.Andi Makkasau) dan Mustadirham (Dinas Pendidikan) semuanya sempat ditahan dan berstatus tersangka lalu ditangguhkan dan status mereka sempat Wajib Lapor. (Effendy)

Related posts

Leave a Comment