Gelombang tinggi Landa Perairan Teluk Bone

PALOPO,CYBERPARE.COM – Gelombang tinggi yang melanda perairan Teluk Bone, pada sore hingga malam hari membuat nelayan di kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/12/2018) terpaksa menambatkan perahu mereka di dermaga.

Hamiseng, salah satu nelayan di kota Palopo, mengatakan bahwa sambil menunggu cuaca membaik dirinya lebih memilih untuk memperbaiki jaring dan kapal.

“Kalau gelombang di laut sejak kemarin itu sampai 2 meter, jadi kami istirahat dulu sambil memperbaiki jaring dan perahu,” kata Hamiseng.

Menurut dia, dengan kondisi tersebut tidak memungkinkan untuk melaut disusul arus dan angin kencang yang terjadi. “Kami juga mencocokkan dengan informasi dari BMKG bahwa gelombang tinggi akan terjadi sehingga kami urung untuk melaut,” ujarnya.

Sejumlah perahu nelayan baik ukuran kecil maupun besar terlihat nampak ditambatkan di dermaga tempat pendaratan ikan (TPI) Palopo termasuk Bagan juga ikut ditambatkan dan diperbaiki. Selain itu gelombang tingggi yang melanda perairan Teluk Bone, juga merendam dermaga TPI bahkan sejumlah peralatan nelayan yang berada di dermaga ikut terendm dan tersapu air.

Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Makassar dalam siaran persnya menyebutkan waspada gelombang tinggi akan terjadi di beberapa daerah antara lain Moderate Sea (Gel. 1,25 – 2,5 m) terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan barat Sulawesi Selatan, Perairan Kepulauan Sabalana, Perairan Kepulauan Selayar, Teluk Bone bagian utara dan Teluk Bone bagian selatan dan Rough Sea (Gel. 2,5-4,0 m) terjadi di Laut Flores.

Tinggalkan Balasan