Sulit Menahan Nafsu, Petani Sawit, Dilapor Gagahi Anak Dikebun

CYBERPARE.COM,LUWU UTARA – Polsek Bone-bone meringkus  TW (50) warga Desa Sadar, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi-Selatan, diamankan polisi Polsek Bone-bone setelah dilaporkan orang tua NY korban persetubuhan anak.  TW salah seorang petani Sawit yang diduga  menyetubuhi NY anak berusia 14 tahun.

Kapolsek Bone-bone, Kompol Agus Mappi mengatakan pelaku sudah diamankan setelah mendapat laporan orang tua korban.

“Kejadian persetubuhan anak dibawah umur ini terjadi pada bulan Juli 2018 lalu, karena Kejadian tersebut baru di ketahui, keluarga korban langsung melaporkannya ke Polsek Bone-Bone. Saat keluarga korban melaporkan kejadian tersebut, kami langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap Pelaku,” kata Kompol Agus saat dikonfirmasi, Selasa (08/01/2019).

Lanjut Agus, kronologis kejadian berawal dari korban NY yang sedang menggembala sapi milik orang tuanya di kebun Sawit milik TW,  kemudian korban bertemu dengan pelaku yang pada saat itu sedang memetik buah sawit.

“Pelaku langsung menarik tangan korban dan memaksa korban melakukan hubungan badan,  kemudian perbuatan tersebut dilakukan kembali pelaku terhadap korban sebanyak 3 kali ditempat  yang sama dan kejadian tersebut terungkap setelah keluarga korban curiga atas perubahan di tubuh korban yang diduga telah hamil,” jelasnya.

Setelah diinterogasi penyidik polres Luwu Utara, di hadapan pelaku Tw mengakui perbuatannya telah melakukan perbuatan tersebut karena tidak kuasa menahan nafsu.

“Saya tak kuasa menahan nafsu jadi terpaksa saya lampiaskan ke dia,” ujar TW singkat.

Akibat perbuatannya, pelaku yang diketahui memilik 3 orang anak dan 1 istri ini kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-undang perlindungan Anak No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 Tahun 2002 Pasal 81 Ayat (1) Jo 76C tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun penjara.(Plp / Effendy)