Kasus Korupsi di Parepare ‘Digantung’ HIPMI Sambangi Kantor Walikota dan Kejari

Berita terkini

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Parepare (HIPMI Pare) menggelar unjuk rasa atau aksi demo di Kantor Walikota dan Kejaksaan Negeri (Kejari), Selasa (12/2/2019).

Aksi demonstrasi tersebut dilakukan lantaran kasus korupsi yang bergulir di Kota Parepare dinilai terus digantung atau tidak menemui titik terang.

Formatur Ketua Umum HIPMI Pare, Tri Suryadi Saputra, mengatakan, korupsi menjadi penyakit penguasa yang menjabat. Namun disayangkan penyelenggara negara tidak melaksanakan kewajibannya dengan baik.

“Salah satunya yaitu kasus gerobak jilid II yang melibatkan eks Kadis Perindakop Parepare, Amran Ambar, yang saat ini menjabat sebagai Kadis Dukcapil dan Plt Kepala BKD,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Tri, kasus serupa yang juga belum terselesaikan atau digantung, diantaranya kasus mark up Alkes RSUD Andi Makkasau saat dr Muh.Yamin menjabat Plt Direktur. Kasus OTT eks ULP, rai nya dana Dinkes Rp2,9 miliar dan kasus DAK Disdikbud sekolah 2018.

“Kita menuntut, Wali Kota Parepare menonaktifkan jabatan Amran Ambar, dan menuntut Kejari mempercepat eksekusinya,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Inspektorat, Husni Syam mengaku, segera menindaklanjuti dan melaporkan tuntutan demonstran kepada pimpinan.

“Kita telah berupaya melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di kota ini. Mari kita ikuti regulasi yang ada, tuntutan adik-adik mahasiswa akan kita tindaklanjuti,” ujar dia.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Parepare, Amiruddin mengatakan, semua tuntutan yang telah putus dan memiliki kekuatan tetap, maka akan dilakukan eksekusi.

“Kami akan lakukan eksekusi segera, namun tetap mengikuti regulasi yang ada. Dua kali telah kita lakukan panggilan, walaupun diindahkan. Jika ketiga kalinya, maka akan kita lakukan jemput paksa,” ujarnya.

“Seluruh perkara kita akan selesaikan, tidak ada yang terlindungi di mata hukum. Seluruh pencuri dan tikus rakyat, akan kita berantas,” tandasnya. (di)

Related posts