12 Jam Usai Diamankan, 7 Bungkusan Diduga Shabu “Berubah” Jadi Tawas

CYBERPARE.COM, Sidrap. — Kepolisian Polres Sidrap Selasa, 12 Maret 2019 siang tadi, mengungkap proses penyidikan penangkapan 7 bungkusan dalam kemasan yang dibalut plastik lapban yang awalnya diduga Shabu 7 Kg yang diamankan pihak Kepolisian Sidrap di area salah satu SPBU di Wilayah Kabupaten Sidrap Senin, 11 Maret 2019 siang.

Kini, Selasa 12 Maret sekitar jam 11.30 siang tadi, Pihak Kepolisian Sidrap mengklaim jika temuan 7 bungkusan yang sebelumnya dianggap sebagai Shabu, dinyatakan Negatif, tidak mengandung Amfetamin (zat yang ada dalam kandungan Shabu) dikarenakan berdasarkan hasil Uji Laboratorium forensik Polda Sulsel, kandungan yang ada dalam 7 bungkusan itu merupakan
Bijian batu tawas.

“Kita sudah menerima hasil Uji Lab bungkusan yang sempat diamankan kemarin dari Polda Sulsel siang ini. Dan Hasil Uji Lab nya menyatakan Negatif bukan Shabu, melainkan batu tawas, Sejak semalam memang saya arahkan anggota untuk menuju ke Makassar lakukan Uji Laboratorium dari 7 bungkusan yang diamankan kemarin itu, untuk memastikan, apakah ini murni Shabu atau batu tawas” kata AKP.Badollahi ditemui siang tadi.

Kasat Narkoba Polres Sidrap ini, mengaku jika Proses penangkapan 7 Bungkusan yang diduga Shabu itu, merupakan Koordinasi dari Polres Nunukan, dari temuan 7 bungkusan itu, Kepolisian Nunukan juga merujuk penangkapan 2 Orang yang diduga terkait 7 Bungkusan itu, namun karena Negatif sebagai Shabu, maka proses penyidikan 2 Orang terduga sebelumnya dihentikan, Terang AKP.Badollahi.

Diketahui Temuan 7 Bungkusan yang diduga Shabu itu, merupakan barang bawaan penumpang yang turun dari Pelabuhan Nusantara Parepare dan di area Sidrap ditangkap pihak Kepolisian dan sempat dinyatakan sebagai tangkapan Shabu Shabu, awal pengungkapan pun, sejumlah perwira Polisi pose bersama dan masing masing memegang bungkusan yang diduga Shabu dengan kemasan bungkusan yang cukup rapi dan dilapisi lapban pula.(Effendy)

Related posts