Pelindo IV dan Pekat Hearing Komisi III DPRD Parepare

CYBERPARE.COM, PAREPARE — PT. Pelindo IV Cabang Parepare dan Pengurus Pembela Kesatuan Tanah Air Indoneia Bersatu (PEKAT IB) hearing dengan komisi III DPRD Kota Parepare terkait tarif masuk dan keluar pintu pelabuhan, Rabu (13/3/2019).

Pengurus PEKAT Indonesia Bersatu Parepare diwakili Sekretarisnya, Aris Moenir Pabbola, SH, miminta kepada pihak PT. Pelindo selaku pengelolah di dalam pelabuhan agar memaparkan tarif masuk dan keluar yang dikenakan kepada penumpang dan pengantar terkait regulasi yang ada. Apakah sudah sesuai dengan yang diterapkan di lapangan.

Sementara H. Makmur M Raonah, SH kepada PT. Pelindo juga minta agar PT Pelindo memberikan penjelasan dengan kongkit sehingga tidak menjadi bias di tengah – tengah masyarakat, bahkan sering terjadi ribut hanya soal tarif masuk dan keluar pelabuhan Parepare yang tidak tegas penerapannya di tingkat bawah.

Sedangkan pihak Pelindo yang diwakili
oleh Manajer Operasional, Hasanuddin
membatah keras jika Pelindo dituduh melakukan pungutan liar. “Tidak benar
PT Pelindo melakukan pungutan. Tetapi jika betul ada yang melihat oknum melakukan pungli, tolonglah bapak bapak, laporkanlah ke Pelindo untuk kami tidak lanjuti sesuai dengan aturan. Jadi itu tidak benar ada pungli pak,” ujar Hasanuddin.

Dijelaskan, mekanisme penetapan jasa masuk itu Pelabuhan Parepare itu sudah disepakati bersama Asosiasi-asosiasi yang ada di pelabuhan, tidak termasuk TKBM ataupun koperasi jika melalui pintu masuk

“Sementara mobil yang menjemput keluargarnya dibayar hanya Rp 9.000. Ada yang Rp. 30.000 untuk mobil Pickup pemuatan barang. Sedangkan untuk mobil truck pengangkut barang dikenakan Rp.70.000.” jelas Hasanuddin. (pcl/cyberpare).

Related posts