Petani di Bacukiki, Jaga Sawah Dari Hama Sambil Jaring Burung Pipit

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Hama burung Pipit atau burung pemakan padi sering membuat para petani resah, lantaran dapat membuat hasil panen menurun pasca diserang hama tersebut.

Untuk mengatasi serangan hama tersebut, petani di Bacukiki, Kota Parepare, menyiapkan jaring yang dibentangkan di atas hamparan tanaman padi.

Petani setempat, Arham mengaku, rela merogoh kocek membeli jaring seharga Rp200 ribu dengan ukuran 2×10 meter, agar dapat mengantisipasi serangan burung pipit memakan padi di sawah miliknya.

“Ada dua jaring kita siapkan untuk jebak burung pipit atau burung pemakan padi lainnya. Hasil tangkapannya dijual seharga Rp.2.500 per ekor, dan sudah ada orang dari luar daerah yang pesan” jelasnya, Kamis (14/3/2019).

Menurut Arham, serangan hama burung Pipit paling besar terjadi saat panen kedua atau diusia padi berumur 70 hari.

“Biasanya paling banyak di bulan 5, kita dapat sampai 300 ekor burung per hari,” katanya. (di)

Related posts