oleh

Pelayanan Hemodialisis Terganggu, RS Andi Makkasau Fasilitasi Rujukan

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Pelayanan hemodialisis atau cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau saat ini terganggu, lantaran mesin reverse osmosis (RO) mengalami kerusakan.

Hal ini dibenarkan Kepala Sub Bidang Humas RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Hj Faridah, yang dihubungi, Selasa (16/4/2019).

“Memang ada kerusakan sejak kemarin (Senin, 15 April). Kami juga telah hubungi orang di Surabaya untuk memperbaiki, rencananya besok (Rabu, 17 April) baru bisa berangkat ke Parepare,” ujar dia.

Ia mengatakan, jika sesuai jadwal perbaikan, maka diprediksi paling lambat Kamis, 18 April sudah bisa beroperasi kembali.

Untuk sementara, lanjut dia, manajemen RS Andi Makkasau berupaya mencarikan rujukan kepada pasien yang ingin mendapatkan layanan hemodialisis.

“Saat ini kita membantu pasien dengan mencarikan rujukan di Makkasar. Ada sejumlah rumah sakit yang siap menerima, diantaranya RS Bhayangkara, Tadjuddin Chalid, Stella Maris dan rumah sakit Soppeng,” jelasnya.

Sebelumnya, salah seorang pasien hemodialisis, Richard, menulis melalui akun sosialnya.

“Selamat siang pemerintah kotamadya parepare … saya mewakili pasien cuci darah mau memohon bantuan kepada pemerintah kota dalam hal ini Bpk Walikota, kota parepare … begini pak … kami baru dpat tlp dr ruang HD klo pelayanan cuci darah untuk sementara terhenti dkarenakan Mesin RO yg ada d HD Ig rusak dan blm tau smpai kapan..kami d sarankan untk k makssr cuci darah tp stlah d konfirmasi k mkssr semua rs yg ada HD dsna mngatakan full jadi tdk ada tmpat untuk kami … jadi dngan kondisi bgni kami mau bgmna pak walikota … oleh sebab itu klo bs tlg pak d konfirmasi kpda pihak rs spya d adakan perbaikan scpatx krn kami penderita gagal ginjal bisa kehilangan nyawa klo kami tdk cuci darah..sakli lgi pak tlong d sikapi akan hal ini kpda dines kesehatan dan Rs.A.Makassau..terima terima kasih,” tulisnya, Senin, 15 April. (Ad)