13 SK Pemberhentian Pejabat Terpidana ASN Parepare Telah Terbit

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare telah menerbitkan 13 surat keputusan (SK) pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN), yang terjerat kasus korupsi dan telah inkracht atau berkekuatan hukum tetap dari Pengadilan.

Hal ini ditegaskan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, Suriani, melalui akun Whatshapnya.

“Sudah ada 13 pejabat yang terjerat pidana dan ada SK nya. semuanya sudah inkracht,” tulisnya.

Ia menjelaskan, nama-nama ASN lingkup Pemkot Parepare yang telah diterbitkan SK pemberhentiannya.

“Diantaranya Amran Ambar, Andi Besse Dewagong, Imran Ramli, Hasnawati, Hasni, Imran Risady (bersama 2 orang lainnya dari diknas), Emmy, A.Sinangka, Suaib dan dua lainnya,” ujarnya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Setdako Parepare, Anwar Amir mengatakan, pemberhentian ASN lingkup Pemkot Parepare tahap pertama telah dilakukan Desember 2018, selanjutnya akan dilakukan tahap dua setelah putusan ASN yang terlibat diterima.

“Sebagian besar telah dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat. Sisanya akan dilakukan segera setelah putusan kami terima,” singkat mantan Kabid PU itu.

Sebelumnya, Sekkot Parepare, Iwan Asaad mengatakan, pemberhentian ASN sesuai diamanatkan UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) (pasal 87 angka 4 huruf b) dan peraturan nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri dipilih (pasal 250 b) yang mengatur tentang PNS diberhentikan tidak terhormat apabila dipidanakan dengan pidana penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Pemberhentian ASN terlibat korupsi ini mutlak dilakukan karena merupakan perintah pemerintah pusat, berdasarkan SKB tiga menteri dan peraturan perundang-undangan. Jika tidak dilakukan, maka konsekuensinya berdampak pada pejabat pembina kepegawaian yakni Walikota. (di)

Related posts