oleh

Polres Nunukan Tangkap Pelaku Jambret Bersama Penadanya

NUNUKAN, CYBERPARE.COM. — Unit Pidana Umum Polres Nunukan bersama Polsek KSKP Nunukan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Jambret) yang belakangan ini mencekam masyarkat Kabupaten Nunukan. Bahkan juga berhasil menangkap dua orang pelakunya sekaligus menyikat tersangka penada barang hasil kejahatan.

Penangkapan terhadap kedua pelaku Jambret

Telah terungkap oleh unit Pidum Sat Reskrim Polres Nunukan dan Polsek KSKP, perkara pencurian dengan kekerasan (Jambret) yang terjadi 30 Maret 2019 sekira pukul. 21.00 wita. Pelaku Kasman alias Kacang (35) yang berperan sebagai joki sekaligus eksekutor dan pelaku Jumain alias Main (19) dibonceng.

Di Jalan lingkar pulau Nunukan, pelaku menjalankan aksinya dengan mengunakan kendaraan roda duanya untuk mengikuti dan memepet korban yang sedang berkendara dengan dibonceng temannya sembari memainkan HP. Lalu pelaku Kasman alias Kacang langsung merampas HP milik korban kemudian tancap gas melarikan diri.

Seusai menjambret, Kasman dan Jumain menuju rumah seorang penada untuk menggadaikan HP hasil rampasannya senilai Rp. 500.000 lalu uangnya dibagi berdua.

Kemudian keduanya kembali beraksi
pada 1 April 2019 sekira pukul. 21.30 wita, di TKP yang sama dengan merampas HP milik korban dengan modus yang sama. Pada aksi jambretnya kali ini, Kasman tetap bertindak sebagai Joki. Sedangkan Jumain dibonceng dan berperan sebagai eksekutor.

Menindaklanjuti kejadian yang kian meresahkan masyarakat Nunukan tersebut, Polres Nunukan bersama Polsek KSKP melaksanakan penyelidikan hingga pelaku curas dan pelaku penada tersebut teridentifikasi.

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro melalui Humasnya Iptu M. Karyadi, SH, Minggu 12 Mei 2019 sekira pukul. 20.00 wita mengatakan, pelaku dan penadah berhasil diamankan berikut barang buktinya sebuah HP Oppo a71.

“Pada Senin 13 Mei 2019 sekira pukul 00.30 wite pengejaran terhadap pelaku Kasman alias Kacang di Kanduangan Sei ular. Pelaku berikut BB 1 unit HP Oppo F9 berhasil diamankan dengan Koordinasi personil Pospol Sei ular,” jelas Karyadi.

Ia juga menambahkan pelaku Jumain di duga berada di rumahnya di kebun Mambunut, Kelurahan Seleson. Dan pada hari Senin, 13 Mei 2019 sekira pukul. 04.00 dilakukan penggerebekan terhadap rumah pelaku Jumain, namun tidak berada di tempat.

Dari dinding dapur rumah pelaku Jumain ditemukan sepucuk senpira penabur, yang menurut keterangan Wati (ibu kandung pelaku Jumain) sudah rusak dan yang membawa ke rumah adalah Jumain. Senpira tersebut ikut di petugas.

Sekitar pukul 05.30 wita, pelaku Jumain ditangkap di sebuah bengkel di jalan Pesantren Nunukan Timur. Pelaku mengakui semua perbuatannya dan terkait senpira iya mengakui mendapatkan nya dari seseorang berinisial JG.(Anto/pclcyber).