Jangan Ambil Foto/Video Sembarangan di Rumah Sakit, Ini Alasannya

PAREPARE, CYBERPARE.COM, — Mengabadikan suatu momentum menggunakan foto atau video, telah menjadi kebiasaan banyak masyarakat di zaman modern sekarang ini. Karena itu, sejumlah rumah sakit mengeluarkan aturan agar memiliki izin dan etika saat mengambil gambar atau merekam di wilayah kerjanya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, dr Reny Anggreni Sari menjelaskan, pengambilan gambar di rumah sakit tidak boleh melanggar privasi pasien, keluarga pasien maupun petugas medis. Karena itu mesti ada etika dan izin terlebih dahulu.

“Kecuali meminta izin, dan dipastikan tidak ada privasi pasien atau staf yang keberatan, serta tidak mengganggu tindakan medis yang dilakukan,” ujarnya, Minggu (9/6/2019).

Menurut dr Reny, mengambil foto atau video saat mendapatkan pelayanan rumah sakit diatur beberapa peraturan. Diantaranya, undang-undang praktik kedokteran, undang-undang telekomunikasi, serta peraturan menteri kesehatan.

“Sumber: Undang-undang Praktik Kedokteran No. 29/2004 Pasal 48 dan 51. Undang-undang Telekomunikasi No. 36/1999 Pasal 40. Peraturan Menteri Kesehatan No. 69 Tahun 2014 Pasal 28 A dan C. Peraturan Menteri Kesehatan No. 36 Tahun 2012 Pasal 4,” jelasnya. (Ad)

Related posts

Leave a Comment