oleh

Kejujuran Dibangun Sejak Dini

-BERITA, OPINI-215 views

CYBERPARE.COM, PAREPARE, Nadim Makarim Menteri Pendidikan Nasional di Era Periode Jokowi, Periode ke dua menyampaikan keberhasilan seseorang bukan dilihat dari NEM ( Nilai Ebtanas Murni ) sekarang NUN ( Nilai Ujian Nasional ). Di perguruan tinggi IPK ( Indeks Prestasi Kumulatif ) bukan jadi barometer keberhasilan seorang mahasiswa di dunia kerja.

Nadim menyampaikan hasil survey yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan hasil survey terhadap 733 Millioner di US. Hasilnya menunjukkan bahwa IQ yang tinggi/superior hanya menduduki urutan ke-21, bersekolah di sekolah favorit/perguruan tinggi bergengsi di urutan ke-23.

Prof.Dr.Azhar Arsyad mantan Rektor UIN Alauddin Makassar menyampaikan tidak ada satu pun perguruan tinggi atau lembaga pendidikan di dunia membentuk sarjana kejujuran. Karena kejujuran tumbuh dari diri sendiri melalui proses penghayatan dan pengamalan apa yang di dapat di lembaga pendidikan. Nilai-nilai kejujuran yang selama ini yang didapat dan dipelajari di bangku sekolah namun implementasinya terkadang sulit dilaksanakan.

Dalam buku ” From The Third World to The First, The Singapore Story 1965 – 2.000 ” by Lee Kew Yew, buku ini saya peroleh dari seorang teman pesatren IMMIM Dr.Syarkawi Rauf mantan Ketua KPPU ( Komisi Pengawas Persaingan Usaha ). Bahasanya agak sedikit sulit tapi dapat disimpulkan bagaimana Lee membangun Singapura dengan warisan mental penjajah .Lee menanamkan budaya ” trust ” kepercayaan kepada anak-anak muda agar bisa bangkit dari keterpurukan. Membangun karakter bangsa butuh waktu yang lama dan tidak bisa dibangun secara instan.

Presiden RI Pertama Ir. Soekarno dengan semangat berapi-api : Beri Aku 10 Pemuda Maka Akan Kuguncang Dunia” . Semangat seorang pemuda sebagai generasi pelanjut harus selalu ditanamkan nilai-nilai kejujuran agar ketika ditakdirkan jadi pemimpin maka ia tetap menanamkan nilai-nilai kejujuran dan menghindari hal-hal yang sifatnya spekulatif.

Penanaman nilai-nilai kejujuran dimulai dari rumah, ayah ibunya sebagai teladan bagi anak-anaknya dan guru menjadi contoh bagi murid-muridnya di sekolah. Survey Thomas yang disampaikan oleh Makarim sebagai Menteri Pendidikan Nasional menjadi bahan pertimbangan kita semua sebagai orang tua agar hal tersebut tidak diabaikan. Anak-anak harus selalu diperlihatkan contoh yang baik sehingga anak-anak ketika beranjak dewasa dapat melakukannya apa yang pernah dilihat dari kedua orang tuanya.

Like father like son

( Ayah teladan bagi anak )

M.Shodiq Asli Umar

Parepare, 7 Juni 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed