oleh

Bacagub Sulteng Rusdi Mastura upayakan peningkatan PAD Rp10 Triliun

.CYBERPARE.COM,SULTENG,–Bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdi Mastura berjanji akan mengupayakan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) provinsi tersebut menjadi Rp10 Triliun, bila dirinya dipercayakan oleh masyarakat untuk menjadi gubernur pada pilkada tahun 2020.

“Daerah kami adalah daerah yang kaya, kami mampu untuk mendapatkan PAD menjadi Rp10 triliun,” ucap Rusdi Mastura, di Palu, Jumat.

Rusdi Mastura yang merupakan politisi Partai NasDem mengemukakan, berdasarkan data yang dimilikinya bahwa PAD Sulteng saat ini berjumlah Rp1 triliun lebih lebih.

Angka itu menurut dia, masih bisa meningkat bila dibandingkan dengan ketersediaan potensi sumber PAD yang ada di daerah ini, mulai dari sektor energi sumber daya mineral, perikanan, perkebunan, kehutanan dan kelautan, serta jasa dan pariwisata.

Rusdi Mastura yang pernah menjabat wali kota Palu dua periode menguraikan, dari sektor energi sumber daya mineral, Sulawesi Tengah memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Mulai dari gas, minyak, nikel, biji besi, emas dan sebagainya.

“Namun kondisi kekayaan daerah itu berbanding terbalik dengan kondisi daerah ini yang miskin,” ujarnya.

Dari sektor kelautan, kata dia, Sulteng menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki garis laut yang cukup panjang dan luas. Dengan begitu sebut dia, daerah ini harus menjadi lumbung rumput laut.

“Kita punya beberapa komoditi unggulan yang tidak dimiliki daerah lain dari sisi kualitas dan kuantitas yakni, rumput laut, kelapa, rotan dan udang vaname,” sebutnya.

Potensi-potensi tersebut, ujar dia, ke depan harus dikelola dengan baik, didukung dengan ketersediaan jalur perdagangan dan pasar, yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Bakal calon wakil gubernur Sulteng, Ma’mun Amir yang merupakan pasangan dari Rusdi Mastura mengatakan pihaknya juga akan berupaya meningkat sektor pertanian Sulteng, salah satunya dengan memberikan bantuan pupuk kepada masyarakat petani secara maksimal.

“Selain itu sektor pendidikan dan kesehatan, ini juga menjadi fokus kami. Dimana pendidikan dan kesehatan gratis, jangan hanya sekedar slogan, tetapi harus benar-benar terimplementasi,” sebutnya. (sukiman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed