oleh

Ahmad Ali dan Anwar Hafid Siap Menangkan Cudy-Mamun

CYBERPARE.COM,PALU, – Dua tokoh familiar Sulawesi Tengah Ahmad Ali dan Anwar Hafid Lahir dari desa Wosu, Kabupaten Morowali, ujung Provinsi Sulawesi Tengah. Orang tua mereka pun dekat dan bersahabat sejak masih muda. Walaupun lahir dari rahim yang berbeda emosional mereka sudah terbangun sejak lama.

Ditahun 2015, Anwar Hafid berkomitmen agar Ahmad Ali maju pada Pilfub 2020. Namun takdir berkata lain Ahmad Ali harus tetap berada di Jakarta mengurus partai dan mengawal aspirasi untuk pembangunan Sulawesi Tengah

Anwar Hafid yang sebelumnya juga ingin maju dalam kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2020, namun takdir pun berkata lain, relawan dan simpatisan Ketua DPD Partai Demokrat ini merapat mendukung Cudy-Mamun

Ahmad Ali yang hadir pada kegiatan deklarasi relawan dan loyalis Anwar-Sigit (AS) dengan meninggalkan agenda kepartaian serta tugasnya sebagai ketua fraksi DPR RI di Jakarta, dia ingin menyampaikan bahwa “Saya tidak pernah memberikan uang kepada adinda saya Anwar Hafid agar dia tidak jadi maju dalam kontestasi pilkada 2020,” ujar Ahmad Ali, Kamis (24/9/2020)

“Isu mahar politik ini, menurut saya penting dan harus diklarifikasi karena itu merupakan perbuatan fitnah keji dari orang yang tidak bertanggung jawab yang dituduhkan kepada adinda saya Anwar Hafid,” tegasnya

Alhamdulillah hari ini adinda Anwar siap bergabung membantu pemenangan Cudy-Mamun, kami pun berkomitmen memimpin langsung pemenangan di tiap daerah Kabupaten/Kota dan berkeliling mensosialisasikan kerja-kerja Rusdy Mastura-Mamun Amir,” tambahnya.

Sebenarnya Anwar dengan Kak Cudy bukan orang asing yang baru saling kenal, mereka pun berhubungan baik dan sama-sama pernah memimpin di Sulawesi Tengah serta saling bertukar pikiran.

“Selama dia menjabat sebagai Walikota Palu, saya sendiri sebagai Bupati Morowali, saya banyak belajar dari nya tentang program padat karya seperti mengurus para pesapu jalanan yang banyak itu,” kata Anwar

“Saya sangat percaya kemampuan Kak Cudy, walaupun bukan saya yang jadi gubernur tapi bisa membantu memenangkan, beliau itu banyak membantu orang susah untuk bersekolah, kerumah sakit dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat Sulawesi Tengah. Insya Allah saya pun merasa menjadi Gubernur,” ujarnya

Terakhir pesan Ahmad Ali “Kenapa harus Rusdy Mastura? Menurut saya Cudy memang bukan pemimpin ideal yang akan datang tapi pemimpin yang dibutuhkan saat ini di 2020. Sulawesi Tengah membutuhkan pemimpin yang punya kearifan, empati dan nurani tinggi untuk mengurusi permasalahan sosial yang hari ini terbengkalai. Dengan adanya dukungan penuh adinda Anwar Hafid saya merasakan aura-aura dan getar-getar kemenangan sudah terasa,”imbuhnya. (sukiman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed