PAREPARE, Cyberpare.com — Hingga Selasa, 17 Juli 2018, Pengumuman Kelulusan jalur Domisili sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu, Namun ada yang janggal dalam pengumuman itu belakangan ini. Sedikitnya 6 calon peserta Didik yang dinyatakan Lolos sebelumnya di jalur Domisili SMA Negeri 1 Kota Parepare, kembali dinyatakan gugur karena, sistem yang tidak bisa dibaca dari hasil Pengumuman lainnya, ketika sejumlah orang tua siswa akan melengkapi berkas dan kelengkapan proses belajar selanjutnya.
Seperti yang dialami, Muh.Yusuf salah seorang, orang tua siswa yang pengumuman Kelulusanya kembali ditolak, pihak SMAN 1 dengan alasan Tidak Dibaca Sistem Pengumuman PPDB di SMAN 1 sebelumnya.
“Saya heran, kenapa sistem Pengumuman PPDB di SMAN 1 Kota Parepare, Jalur Domisili kembali, ditolak sekolah dengan alasan Pengumumannya ditolak sistem, sementara nama anak saya ini, sudah dinyatakan Lulus di Jalur Domisili sebelumnya, Saya nilai Pihak sekolah ada Permainan” ungkap Muh.Yusuf SH.
Selain Muh.Yusuf, 5 Orang Tua calon siswa lainnya, memprotes hal serupa, mengingat, Pengumuman sebelumnya nama anaknya dinyatakan lulus dalam Pengumuman itu. Bahkan Seorang siswa yang rumah tinggalnya berhadapan dengan sekolah, dan lulus di Jalur Domisili sebelumnya, Nama siswanya juga dinyatakan batal, sistem.
“Anak saya Satrio Wicaksono, yang sebelumnya dinyatakan lulus di Jalur Domisili, karna tempat tinggal hanya berhitung meter dari sekolah, kembali dinyatakan batal, karena ditolak sistem, padahal sebelumnya dinyatakan lulus di Jalur Domisili dan nomor urutnya di urutan 1 di Hasil Pengumuman” Keluh orang tua siswa yang juga Anggota Kepolisian ini.
Terkait hal ini, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Parepare Drs.Hermin M.Pd. mengaku, sudah.mengkoordinasikan hal ini ke pihak Provinsi, dan kita sudah mendata 6 Nama calon siswa yang dinyatakan lulus sebelumnya, dan kita masih menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi terkait hal itu, Aku mantan Kepala sekolah SMAN 3 Kota Parepare ini.
Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Kota Parepare Ibrahim S.pd. mengaku, sudah berkomunikasi dengan 6 Orang tua siswa yang namanya ditolak sistem, dari hasil.Pengumuman, dan usulan dari ke 6 orang tua siswa, sudah.kami tampung dan sementara dikomunikasikan dengan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, kata Ibrahim. Spd. (Effendy)


















