PAREPARE, Cyberpare.com — Keberadaan Taman dan Monumen Korban 40.000 Jiwa Kota Parepare, sejak sebahagian lahanya digunakan untuk kawasan kuliner beberapa tahun terakhir, menyisahkan pemandangan yang kurang tertata di mata Keluarga Legiun Veteran kota Parepare dan Organisasi Masyarakat yang berorientasi Kebangsaan
Unsur TNI dan Veteran yang biasa melaksanakan Upacara dihari hari kebesaran Negara, Seperti pada Hari Pahlawan dan Kemerdekaan, sering menjumpai sisa makanan yang dibuang begitu saja di lokasi Korban 40.000 ribu jiwa, terlebih dilokasi ini sudah dikelilingi pelaku UKM dari 3 sisi yang menjadi bahagian dari Lokasi Monumen korban 40.000 jiwa.
H.Syamsul Latanro, Ketua Ormas Laskar Merah Putih Kota Parepare, yang juga bahagian dari Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Abri (FKPPI) Kota Parepare, merasa prihatin dengan Kondisi Monumen Korban 40.000 Jiwa sebagai Prasasti Bukti Kekejaman Penjajahan kepada tokoh Bangsa sebelumnya.
“Kita sama sama tau, Monumen Korban 40.000 Jiwa merupakan Prasasti penghargaan kepada tokoh Bangsa, dan tidak seharusnya kondisi jorok dan kesan kurang tertata terlihat di Lokasi yang disakralkan Para Pejuang Legiun Veteran ini, dan Kita berharap Pemerintah Kota Parepare bisa membenahi dan menata ulang Lokasi ini” Harap Ketua Ormas LMP Kota Parepare ini.
Terpisah, Salah seorang Legiun Veteran Kota Parepare Usman Tarrang, mengaku Ia pernah menghadiri Upacara hari Pahlawan di lokasi itu, bersama sejumlah Anggota TNI dan Legiun Veteran lainnya.
“Monumen korban 40.000 Jiwa itu, mengisahkan pembantaian para tokoh Bangsa dan pejuang Kita khususnya di Sulawesi selatan, relief relief yang menggambarkan kekejaman Penjajah kalah itu, terlukiskan di Monument Korban 40.000 Jiwa, dan di Kota Parepare Monument ini ada di 2 Lokasi, 1 di Kecamatan Bacukiki dan satunya lagi yang di Wilayah Kecamatan Ujung, yang saat ini dikelilingi Pelaku UKM, sehingga aktifitas Aparat TNI dan Legiun Veteran jika ada Kegiatan Upacara tidak terlihat lagi” keluh Legiun Veteran Seroja ini. (Effendy)


















