PAREPARE, Cyberpare.com — Pembangunan instalasi penampungan air baku atau embung, di Kampung Lanyer, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, mulai dikerjakan.
Proyek Pemerintah Pusat tersebut dianggarkan sebesar Rp40 miliar, oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ini disampaikan tim pembebasan lahan proyek, Ulfa Lanto.
“Pembangunannya telah mulai dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ),” katanya.
Menurutnya, terkait pembebasan lahan, telah berjalan dengan baik dan aman. Seluas 4,8 hektar lahan yang dibebaskan.
“Tidak ada kendala. Harga tanah sesuai aprasial sebesar Rp16 ribu hingga Rp25 ribu per meter,” ujarnya.
Ia mengatakan, Embung atau cekungan buatan yang dianggarkan sebesar Rp40 miliar itu, diharapkan menjadi solusi mengatasi krisis air bersih.
“Kita harap, kehadiran Embung ini menjadikan Kota Parepare surplus air bersih,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala BBWSPJ, Iskandar, menyampaikan, Embung di Bacukiki nantinya dapat menampung hingga 50 liter air perdetik.
“Dapat dipastikan, Embung ini mampu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 50 ribu jiwa warga Parepare,” katanya. (di)


















