PAREPARE, Cyberpare.Com — Rapat Gabungan Komisi Pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kota Parepare Tahun Anggaran 2018, berjalan alot.
Rapat yang berlangsung di lantai II, ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare, Senin (10/9/2018), dipimpin Wakil Ketua I DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam, SH, dihadiri anggota DPRD Parepare, Sekretaris Daerah Parepare Iwan Asaad, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Parepare.
Terdapat sejumlah anggaran di beberapa OPD dikurangi, bahkan ada sejumlah kegiatan yang dihilangkan karena dinilai tidak begitu urgen.
Diantara beberapa program yang dibahas, anggaran Pembangunan Taman Sapta Pesona Cappagalung (patung kereta kencana) sebesar Rp.675.500.000 menjadi pembahasan yang paling disorot DPRD dan terancam dihilangkan.
Sejumlah legislator pun dengan lantang tidak menyetujui pembangunan patung kereta kencana dilanjutkan. “Saya tidak sepakat ada anggaran patung kuda karena awalnya itu hanya pembangunan taman,” tegas legislator PKS, Iqbal Chalik.
Ketua Komisi III DPRD Parepare, Minhajuddin Ahmad mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum menerima penjelasan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku pemrakarsa terkait anggaran pembangunan kereta kencana.
“Kami (Komisi III) minta penjelasan seperti apa peruntukan anggaran pembangunan Taman Sapta Pesona (patung kuda) di APBD-P. Terkait kontrak dan hutang anggaran pembangunan,” ungkapnya.
Sementara itu, legislator PKB, Andi Fudail menuturkan, kalau OPD (DLH) tidak bisa menjawab permintaan Komisi III soal anggaran patung kuda, sebaiknya anggaran tersebut dihilangkan saja.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua I DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam menyampaikan pandangannya terkait pembangunan patung kuda, dilihat dari segi pemanfaatannya.
“Setelah anggarannya ada, sebaiknya perlu penyelesaian bangunan yang belum selesai sebaiknya dianggarkan. Itu kan untuk memperindah, mempercantik kota sehingga banyak yang datang ke Parepare. Saya mensupport, dan pada prinsipnya itu akan kita putuskan bersama,” tandasnya. (culk/ardi)



















