MAKASSAR, Cyberpare.com — Guna memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan berkualitas, DT Peduli bersama Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah menggelar pelatihan manajemen masjid, di Grand Ballroom Swiss Bellin Panakukang, Kota Makassar, Sabtu (29/09/2018).
Turut hadir, jajaran BNI Syariah Makassar dan 200 orang pengurus mesjid se-Sulawesi Selatan.
Pada kesempatan itu, perwakilan Pemkot Makassar, Takdir Alim Bahri, mengajak seluruh masyarakat, terkhusus peserta pelatihan yang hadir, agar mendukung setiap program pemerintah.
“Saya harap, kita sama-sama mendukung program pemerintah, guna menunjang kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Di tempat sama, KH. Mansyur Yusuf dari MUI berharap, pelatihan manajemen yang diajarkan kepada pengurus masjid, dapat diimplementasikan sebaik-baiknya.
“Kita harap, ilmu yang diperoleh, dapat Dipertanggungjawabkan dengan lebih baik,” katanya.
Pelatihan manajemen masjid mengundang empat pemateri, masing-masing Ustadz Jamaluddin dengan kajian pengetahuan tentang standar pengelolahan masjid. Ustadz Dwiyono tentang literasi keuangan syariah, Ustadz Hendra Irawan tentang manajemen pengelolaan ZISWAF dan pimpinan BNI syariah, Dayat, membawakan materi peranan bank syariah dalam manajemen masjid.
Disela-sela materi yang dibawakan, Dayat menyampaikan, keterbukaan BNI Syariah atas saran dan kritik dari masyarakat, terkhusus nasabahnya.
“Kami dari bank BNI syariah bersedia dikritik, guna meningkatkan kualitas dan pelayanan,” katanya.


















