banner 728x250

Tidur Diantara Kendaraan, Ban Mobil Pecah, Kisah Dermawan Pembawa Logistik Bencana Palu

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, Cyberpare.com — Rombongan Dermawan Pembawa Logistik bantuan kemanusiaan untuk Bencana Alam Gempa Donggala, Tsunami Palu dan Sigi dari Kota Parepare, menyisahkan cerita tersendiri sepulang dari Kota Palu menyerahkan Logistik bantuan untuk para Korban bencana alam Sulawesi Tengah Jum,at 28 September lalu.

Rombongan Pembawa Logistik dari Yayasan Manusia Indonesia (YMI) Kota Parepare ini, membawa Logistik bantuan berupa Bahan Makanan, Air Kemasan, Pakaian dan Obat Obatan bagi Warga yang tertimpa bencana. Meraka berangkat dari Kota Pare pare sejak Minggu, 30 September dan tiba di Kota Palu. Selasa, 2 Oktober jam 02.00 dini hari. Rombongan terdiri 12 orang ini, menyertakan 1 Truk, 2 Pick Up, (Pembawa Logistik) dan 1 Minibus serta beberapa kru media.

Mereka adalah, Abdillah (Ketua Misi) Rudi Hartono, Muh.Nur Arif, Wahyu Saputra, Muh Jery, dan beberapa Anggota Kepolisian yang ikut mengawal Distribusi bantuan kemanusiaan ini.

Berbagai pengalaman dikisahkan dalam Misi Kemanusiaan mereka, mulai dari Truk Pengangkut Logistik yang mengalami ban pecah, memilih melintas dimalam hari di daerah rawan penjarahan bantuan Logistik, tidur di Sekitaran mobil saat tiba di Kota Palu, dan membagikan bantuan logistik di beberapa Posko pengungsian warga terkena dampak bencana

Muh.Nur Arif, salah seorang kru media yang ikut dalam misi ini, menceritakan, Rombongan misi kami, sempat singgah di daerah Donggala saat truk pembawa logistik kami mengalami pecah ban, disaat itu, beberapa warga sempat melintas di rombongan kami menggunakan motor lalu lalang di area kami, lalu ada warga yang menawarkan bantuan untuk menggantikan Ban mobil kami yang rusak,

“Kami harus berangkat malam, bersama rombongan Pemerintah Sulbar ke Palu, star di Kabupaten Pasangkayu sekitar pukul 21.00 ke Palu, untuk menghindari kerumunan Massa di jalur jalur tertentu, dan kami tiba di Palu di area Kompleks Perumahan sekitar jam 02.00 Selasa dini hari, dan kami hanya istirahat dan gelar tikar disekitaran mobil saat tiba” tutur Muh.Nur Arif.

Misi Kemanusiaan Yayasan Manusia Indonesia (YMI) ini, merupakan Distribusi bantuan I dari Kota Parepare, diluar Pemerintah.

“Rombongan kami diterima pihak  Pemerintah Provinsi Sulteng, usai koordinasi, kami menyerahkan bantuan ke beberapa warga korban bencana di beberapa Posko Pengungsian” cerita.Om Nur Lagi.

Abdillah, Ketua Rombongan Misi, sebelumnya, mengaku hal hal yang terkecil di daerah bencana sangat berarti, Ia mencontohkan, untuk sebotol air kemasan saja, seorang pembeli meski mengeluarkan dana ratusan ribu rupiah untuk membasahi kerongkongan yang haus. (Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *