PAREPARE, Cyberpare.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare, melalui Kepala Seksi Pertamanan, Imran Djabir membantah tudingan kepada pihaknya terkait Taman Mattirotasi yang terkesan tak diurus.
Imran mengaku, pihaknya menugaskan sedikitnya empat personel untuk membersihkan dan merawat taman yang dianggarkan Rp800 juta tersebut.
“Ada empat petugasnya, dua orang bertugas menyapu dan dua lainnya bertugas memangkas rumput maupun pohon yang lebat,” katanya saat ditemui, Senin (15/10/2018).
Menurut Imran, personel yang ditugaskan di Taman Mattirotasi bekerja setiap pagi dan sore hari.
“Pagi dan sore bekerja di sana, setiap hari,” ujarnya.
Kondisi taman yang terkesan tak terurus, lanjut Imran, disebabkan kesadaran masyarakat yang kurang menjaga kebersihan lingkungan taman.
“Masyarakat yang beraktivitas di area tersebut mestinya sadar, agar tidak menginjak rumput dan merusak pohon maupun aset yang ada di taman. Agar keindahannya tetap terjaga,” tegas dia.
Sebelumnya, dua pemerhati lingkungan menyoroti Taman Mattirotasi yang terkesan tidak terurus. (di)


















