PAREPARE, Cyberpare.com – Sebut saja namanya Mawar, seorang warga Perumnas Kota Parepare, tak kuasa menahan air linangan air mata, tatkala mengetahui sang suami diduga selingkuh dengan wanita idaman lainnya ( Pelakor) dari sekantornya sendiri.
Mengenang masa masa 19 tahun membina rumah tangga bersama sang suami, yang bekerja disalah satu instansi Pemerintah bergerak dibidang Pendapatan Daerah. Mawar membina rumah tangga dari sang suami yang hanya staf biasa dan hingga kini menjadi sorang kepala bidang.
Prahara rumah tangga setahum silam bermulai, ketika sang suami beralasang menyuruh dirinya menjaga anak gadis mereka yang mengecam pendidikan di Kota Makassar. Awalnya Mawar tidak curiga, namun setelah sang suami mengajak dirinya dan kedua anaknya makan malam disalah satu Mall besar di Makassar.
Awal kecurigaan Mawar, muncul saat anak bungsu mereka, mendokumentasikan makan malam mereka, sang suami tak mau di foto makan bersama keluarga bahagia mereka.
“ Awal kecurigaan saya muncul, saat anak kami memfoto kami saat makan malam. Sang suami tidak mau jika difoto dan diupload ke media social. Hal ini saya rasa tidak wajar. Ada hal yang tidak seperti biasanya terjadi kepada papa, “ Aku Mawar.
Belakangan Kecurigaan memucak, setelah ia tiba tiba saja muncurl dari Makassar. Sang suami kaget dan langsung marah. Sang suami menilai kedatang Mawar ke Parepare, termasuk tidak mematuhi perintah sang suami yang tidak menjaga anak mereka yang ada di Makassar.
“ Setahun lalu, karena akhir pecan, saya diam diam datang ke Parepare. Saya tiba di rumah saat Papah, tidur siang. Alangkah kagetnya ia saat melihat saya datang secara tiba tiba. Ia marah dan menuding saya meninggalkan anaknya sendiri di Makassar. “ Tutur Mawar, sambil menyekah air mata.
Saat itulah sang suami pergi meninggalkan rumah hanya karena alasan sepeleh. Setahun kami pisah rumah. Belakangan terdengan bisik bisik teman teman dan mantan rekan kerja sang suami, jika sang suami yang ia sayangi diduga punya Wanita Idaman lain.
“ Saya Khawatir, jika saya datang ke Parepare tanpa ijin dirinya hanyalah alasan karena Papa sudah punya Wanita idaman lain. Setelah itu saya meminta maaf namun alasan tak jelas lagi keluar dari mulut Papa. Papa menuduh saya menelantarkan orang tuanya. Keretakan rumah tangga kami memuncah. Hingga kini saya mendengan akan menikah dengan wanita yang saya kenal dengan baik yang juga teman sekantor Papah.
Jika itu terjadi, Mawar bakal melaporkan itu kepada Pimpinan SKPD dimana sang suami bekerja. Ia juga berencana akan melaporkan kelaukan sang suami pada Kepala Daerah sebai pimpinan tertinggi.
“ Salah satu anggota Dewan, terus mensupport saya agar tabah menghadapi cobaan ini. Kejadian ini saya telah menghadap kepada Sang Istri Kepala Daeraha kami. Sang Istri Kepala Daerah yang terkanal ramah itu, rencananya akan melaporkan kejadian itu kepada sang suaminya. Padahal sang Pelakor hanya butuh uang Papah. ” Ucap Mawar Lirih.( Bersambung).


















