PAREPARE, Cyberpare.com — Turun dengan skuat terbaiknya, tim Bhayangkara Polres Parepare harus bersusah payah mengalahkan Media FC, dalam laga pembuka Liga Buncit, di Stadion Gelora Mandiri. Senin (19/11/2018).
Lima belas menit babak pertama berjalan, Media FC memang kewalahan menghadapi serangan mematikan Bhayangkara.
Serangan dari dua sayap
membuat pertahanan Media FC kewalahan. Penjaga gawang Media FC Rusli Djafar harus bekerja keras mengamankan gawangnya, namun tak mampu membedung serangan barisan tim lawan. Skor 1-0 untuk Bhayangkara FC.
Di akhir babak pertama, Media FC balik menyerang. Sejumlah peluang yang mengarah kegawang pun tak mampu di konversi menjadi gol.
Gol baru tercipta setelah gelandang serang Media FC Hasrul Nawir memanfaat tendangan corner kick. Tanpa penjagaan ketat sundulannya berhasil mengecoh penjaga gawang Bhayangkara FC, skor imbang terjadi di babak pertama.
Dibabak kedua, Bhayangkara FC menambah daya gedor serangan. Kesalahan pemain belakang Media FC yang tak mampu mengontrol bola dengan sempurna dari sayap kiri jadi peluang yang berhasil dimanfaatkan menjadi gol ke dua. Skor 2-1 untuk kemenangan Bhayangkara.
Di pertengahan babak ke dua, Media FC bangkit. Peluang demi peluang terjadi melalui tendangan bebas. Kedisiplinan barisan belakang Bhayangkara membuat sulit striker Media FC menciptakan gol penyamah.
Kedudukan untuk kemenangan Bhayangkara FC pun bertahan hingga peluit akhir laga dibunyikan.
Manager Media FC, Amarun Agung
Hamka mengakui adanya ketidak kompakan timnya dibabak kedua. Kekosongan pada lini tengah timnya membuat bola banyak dikuasai oleh tim lawan.
Meski begitu, dia tidak merasa kecewa dengan skuat yang diturunkan dipertandingan itu. Pihaknya tetap memberi semangat kepada timnya untuk konsentrasi persiapan laga berikutnya. (*)



















