CYBERPARE.COM, PAREPARE — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare diduga ‘sembunyikan’ dana Rp400 juta yang merupakan anggaran pembayaran jasa 50 petugas jaga Call Centre 112, selama tiga bulan, sejak Oktober hingga Desember 2018.
Gaji para petugas Call Centre 112 tersebut diantaranya jasa driver, tenaga medis, apoteker, operator dan bidan. Bahkan uang makan dan transport juga belum terbayarkan.
Dikonfirmasi hal itu, Koordinator Call Centre 112, Rahmawati membenarkan, selama tiga bulan gaji atau jasa petugas jaganya belum dibayarkan Dinkes Parepare.
“Iya, belum dibayarkan sampai sekarang. Tidak tahu kenapa, coba kita hubungi bendahara Dinkes,” katanya saat dihubungi via seluler, Senin (21/1/2019).
Dikhawatirkan, tidak terbayarnya hak para petugas jaga Call Centre 112 dapat memengaruhi kinerja pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Padahal anggaran tersebut telah dicairkan BKD sekitar Rp400 juta ke Dinkes Parepare.
Hingga saat ini, pihak Dinkes Parepare belum menjawab saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. (di)


















