banner 728x250

Terkesan Diterlantarkan, LMP. Siap Advokasi Petugas Call Centre 112

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE, — Pihak Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kota Parepare menyikapi persoalan keterlambatan pembayaran Jasa tindakan medis Petugas Call Centre 112. Pihaknya mengaku siap Advokasi di DPRD Kota Parepare dalam waktu dekat ini. 

Ketegasan ini, disampaikan Ketua LMP.Kota Parepare H.Syamsul Latanro, Ia mengaku pihaknya akan memperjuangkan hingga Pembayaran jasa tindakan medis petugas Call Centre 112 bisa terbayarkan dengan segera.

Sikap Ormas LMP. Ini menyusul keluhan petugas medis Call Centre 112 yang dana tindakan jasanya belum terbayarkan sejak triwulan ke III 2018 lalu mencapai Rp. 400 jutaan. Dana itu mencakup honorarium  sekitar 70 petugas bagian pelayanan,  honor para Dokter dan Driver.

Seperti yang dituturkan Ahmad, salah seorang Driver Ambulance Call Centre, Ia mengaku, sudah berkali-kali mempertanyakan honor mereka ke Dinas Kesehatan bahkan, mengadukan ke DPRD Parepare. Namun hingga kini belum ada kepastian yang mereka dapatkan. 

“Kami terkesan diterlantarkan, karna tidak ada kepastian kapan honor kami dibayarkan. Malah pihak dinas mengatakan, jika anggaran honor kami dipinjamkan ke pihak lain,” katanya pagi tadi.

Keluh kesah petugas Call Centre 112, yang menjadi Ikon Layanan Andalan Pemkot Parepare ini, menjadi alasan rasa Iba LMP. melakukan Advokasi. 

Komandan Densus LMP Kota Parepare Sappe, mengaku akan mengadvokasi para petugas honor Call Centre 112 dan akan mengawal persoalan tersebut dan akan mengagendakan hearing ke DPRD. Kota Parepare. 

“Sesuai arahan Ketua Ormas LMP.Kota Parepare, Kita sedianya Hearing dengan pihak DPRD terkait pembayaran Jasa Tindakan media petugas Call Centre 112 Kota Parepare, dan itu sedianya akan dilakukan Kamis, 24 Januari 2018 besok, pihak kami sudah akan menyurat ke DPRD hari ini juga, terkait kesiapan DPRD membahas hal ini” terang Sappe. (Effendy)

banner 800x800