CYBERPARE.COM, PAREPARE — Peringati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-59 tahun, Ketua Komite Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, dr Mahyuddin Rasyid, mengimbau agar masyarakat melakukan pencegahan sejak dini terkait persoalan gizi pada anak.
Menurut dr Mahyuddin, HGN kali ini mengusung tema membangun gizi masyarakat menuju generasi bangsa yang produktif dan berprestasi.
Ia mengaku, persoalan gizi terhadap anak mesti jadi perhatian serius bagi para orang tua.
“Persoalan gizi ada beberapa jenis, seperti stunting atau pertumbuhan anak terganggu, gizi buruk, anemia pada ibu hamil dan obesitas,” ujarnya, Jumat (25/1/2019).
dr Mahyuddin mengatakan, para orang tua mesti mengetahui beberapa hal. Mulai dari mempersiapkan sejak kehamilan ibu, yang mesti dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin minimal per tiga bulan.
Selanjutnya, bayi yang telah lahir mesti diperhatikan sejak 1.000 hari pertama kelahiran. Dimulai dengan memberi ASI eksklusif, pemberian gizi tambahan saat umur dua tahun dan imunisasi lengkap.
“Sedangkan persoalan obesitas, cenderung dipengaruhi oleh peningkatan ekonomi yang mendadak atau biasa disebut OKB (Orang Kaya Baru),” katanya.
“Obesitas rawan diserang penyakit, sehingga dibutuhkan gizi seimbang dan olahraga yang cukup,” jelasnya. (di)


















