CYBERPARE.COM, PAREPARE — Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan tahun 2020 telah digelar di Kota Parepare.
Di Kelurahan Ujung Bulu, mencuat aspirasi warga mempertanyakan soal anggaran bantuan penyelesaian pendidikan (skripsi) di perguruan tinggi.
Hal lain yang dipertanyakan warga adalah soal rambu-rambu dan pagar pengaman di lingkungan, terkait kapan direalisasikan.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang SDM dan Sosial Budaya Bappeda Parepare, H. Andi Ardian Asyraq , mengatakan, usulan dan aspirasi warga tetap menjadi perhatian.
“Hanya saja ada yang menjadi skala prioritas. Jika usulan tidak terakomodir pada tahun ini, tetap diusulkan untuk tahun berikutnya supaya menjadi pertimbangan dan bisa saja jadi prioritas,” jelasnya.
Plt Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen mengatakan, tim Bappeda sudah turun selama tiga hari di kelurahan-kelurahan untuk melaksanakan Musrenbang.
“Hari ketiga ini tim turun di Kelurahan Ujung Bulu, Tiro Sompe, Lakessi, dan Lemoe. Bahan dari Musrenbang Kelurahan ini selanjutnya dibawa ke Musrenbang Kecamatan,” kata Zulkarnaen.
Selain Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, kata Zulkarnaen, Pemkot Parepare juga menggelar Musrenbang Anak, yang baru beberapa daerah di Sulsel melaksanakannya, dan Musrenbang Perempuan.
“Musrenbang Anak baru mau dilakukan setelah Musrenbang Kecamatan yang direncanakan Minggu kedua bulan Februari,” tandas Zulkarnaen. (di)


















