banner 728x250

Hakim, Mencari Keadilan di Kota Top 40 Inovasi Pelayanan Publik

banner 120x600
banner 468x60

PAREPARE, CYBERPARE.COM – Namanya Hakim 55 tahun, Seorang warga Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, hidup dibawah garis kemiskinan. Hakim 20 tahun bertahan hidup seorang diri dalam gubuk reyot baratapkan nipa beralaskan bambu.

Saat ini Hakim tak bisa lagi bekerja karena sering sakit sakitan. Gubuk panggung yang ia bangun dari sampah ranting kayu, sudah mulai lapuk termakan usia. Hakim mengaku tak pernah merasakan bantuan Pemerintah, raskin pun tak pernah ia nikmati.

“ Saya tidak pernah mendapatkan bantuan Pemerintah, raskin pun saya tidak pernah merasakannya. Saat ini saya sakit sakitan, dan tak bisa lagi bekerja, “ Kata Hakim, sambil menunjukkan Daun Srikaya yang menempel didadanya karena ia merasakan nyeri didadanya, Senin (04/02/2019)  

Miris, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang diketahui sudah menyabet segudang penghargaan, salah satunya Penghargaan Nasional di bidang Kesehatan, yakni Top 40 Inovasi Pelayanan Publik, Eksistensi pelayanan kesehatan gratis terintegrasi melalui program Call Centre 112.

“ Badan saya sakit sakitan, mau berobat tak ada uang.“ Singkat Hakim lirih.

Sementara itu, Pihak Call Center 112 Andalan Kota Parepare, mendengar kabar itu. Langsung memeriksa warga miskin yang sakit sakitan itu. Menurut coordinator Call Center 112 Kota Parepare, Rahmawati, pihaknya langsung memeriksa kondsi Hakim.

“ Mendengar itu, kami langsung terjun ke kediaman Pak Hakim. Ia mengeluhkan nyeri pada bahu dan terasa keram pada tangan kiri dengna tekanan darah 190/40. “ Kata Koordinator Call Center 112 Kota Parepare, Rahmawati. (Mas)

banner 800x800