banner 728x250

Koalisi Perempuan Kecam Aksi Penyerahan “ BH”. Dinilai Melecehkan Perempuan

banner 120x600
banner 468x60

C.YBERPARE.COM, PAREPARE, — Aksi Demo yang dilakukan oleh sejumlah Elemen Masyarakat, mengakat tentang isu korupsi beberapa hari lalu di depan Kantor Wali Kota, DRPD dan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Parepare dinilai lecehkan Perempuan

Aksi yang diwarnai dengan Penyerahan BH (Kutang) sebagai Simbol lemahnya Anggota DPRD dalam Pengawasan isu Korupsi. Hal itu dinilai sebagai pelecehan terhadap Kaum Perempuan oleh sejumlah Aktivis yang tergabung dalam Koalis Aktivis Perempuan Indonsia kepada Wartawan di Warkop Terkenal Kota Parepare Warkop 588.

“ Kami Support Kegiatan teman teman Sejumlah elemen yang mengankat isu korupsi yang membela masyarakat. Hanya saja yang kami tidak setuju adalah penyerahan BH sebagai Simbol lemah. “ Kata Andi Nilhawati Ridha, Sabtu (16/02/2019)

Kata Andi Nila, kami sebenarnya pingin melakukan Pernyataan Sikap saat usai Aski Demo dilkakukan, hanya saja Kita tak mau meredupkan Eksistensi teman teman yang melakukan aski mengangkat Isu Korupsi.

“ Isue teman teman tentang Korupsi kami sangat Aprisesia. Kami Koalis Perempuan Indoensia merupakan juga penggiat Anti korupsi bahkan sejak bertahun tahun lamanya. Bukan karena adanya moment Apa.?, “ Kata Andi Nilha Rida

Sementara itu Andi Erniyani Sekretaris Cabang Koalisi Perempuan Indonesia Kota Parepare, mengungkap hal yang sama . Andi Erni menyayangkan Pernyataan dari Seorang Rahman Saleh, yang dianggap Seorang Tokoh yang intelektual.

“ Kami sebagai perempuan, Merasa sangat dilecehkan oleh pernyataan Pak Rahman Saleh yang kami anggap melecehkan Perempuan. Simbo pemberian BH atau Kutang sebagai mahluk lemah, memuat kami angkat bicara.” Tegas Andi Erniyani.

Lanjut Andi Erniyani, Rahman Saleh termasuk menganggap Perempuan tidak mempunyai kemampuan apa apa. Mereka lupa Perempuan yang mereka lecehkan termasuk ibu, istri dan anak anak Mereka adalah Kaum Hawa.

“ Mereka lupa, Barang dilbalik BH, yang mereka lecehkan merupakan sumber kehidupan Manusia saat mereka dilahirkan pertama kali di Muka Bumi. Menyusui adalah kekuatan terbesar Perempuan memberikan kehidupan pertama pada anak anaknya. “ Ungkap Andi Erniyani.

Koalisi Perempuan Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Alita Karen, juga mengecam tindakan yang dilakukan Sejumlah Demonstran yang mempermainkan BH saat demo. Alita mengaku geram melihat Video yang dilakukan Demonstran mempermainkan BH.

“ Teman teman pernah mencoba untuk melakukan Negosiasi, namun toh itu teryata tidak dilakukan. Kami tidak angkat bicara soal Isu Korupsi yang dibawakan teman teman, hanya saja Simbol yang dibawanya kami anggap sebagai Pelecehan dan sangat menganggu kami sebagai Perempuan. “ Ungkap Alita

Pihak Aktivis Perempuan berharap, agar yang mengeluarkan Pernyataan saat aksi demo dilakukan, segera meminta maaf secara terbuka, Terkait Simbol yang mereka bawa, bukan terkait Soal Isu Korupsi. (Cam)

banner 800x800