CYBERPARE.COM, PAREPARE — Selama kurung waktu setahun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau mampu melayani pasien cuci darah atau hemodialisis mencapai 6.486 tindakan.
Ini disampaikan Ketua Komite Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, dr Mahyuddin Rasyid, yang ditemui, Rabu (20/2/2019).
“Tahun 2018, rumah sakit Andi Makkasau layani 6.486 pasien sesi cuci darah,” ujarnya.
dr Mahyuddin mengatakan, jumlah tersebut tidak semuanya pasien adalah warga lokal. Namun didominasi masyarakat luar, yang datang berobat atau menikmati pelayanan kesehatan di Kota Parepare.
“Pasien cuci darah yang merupakan warga Parepare hanya sekitar 1.294 tindakan, atau 18 persen dari pasien yang dilayani. Jadi sisahnya sekitar 82 persen itu merupakan pasien dari luar daerah,” katanya.
Menurutnya, ribuan pasien cuci darah tersebut pembayarannya ditambahkan oleh Pemkot Parepare, lantaran jaminan BPJS Kesehatan tidak menutupi biaya operasional.
“Baik warga lokal maupun warga luar daerah, semuanya ditanggung oleh Pemkot Parepare. Ini bukti komitmen pemerintah dalam pelayanan di bidang kesehatan,” tandas dr Mahyuddin. (Ad)


















