CYBERPARE.COM, PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik) bekerjasama dengan Helen Keller International (HKI) dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN) Sulsel menggelar sosialisasi pencegahan kebutaan pada anak, di Ruang data Kantor Walikota, Jumat (22/2/2019).
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Parepare, Sriyanti Ambar mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang dilakukan pada tahun 2017 lalu.
“Saat kami melakukakn pengukuran di Sekolah Menengah Pertama, banyak ditemukan siswa yang mempunyai gangguan penglihatan. Tapi inikan sudah beberapa tahun berlalu, jadi kami akan kembali turun ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan mata pada anak. Rencananya tim akan turun hari senin (25/2),” katanya.
Selanjutnya, siswa yang terdeteksi gangguan penglihatan akan diberikan kacamata untuk pemeliharaan penglihatannya.
“Tentu akan melalui proses kalibrasi untuk memastikan hasil pengukuran yang dilakukan akurat dan konsisten dengan instrument lainnya. Kacamata ini bukan obat dalam penyembuhan gangguan penglihatan, namun untuk mengukur kualitas tajam penglihatan,” lanjut Sriyanti.
Sriyanti menambahkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk dorongan dalam pendidikan. Pasalnya saat anak mengalami gangguan penglihatan maka akan berpengaruh pada proses penerimaan pembelajaran.
“Dengan adanya deteksi dini penglihatam bisa mencegah kebutaan pada anak didik kita, sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan. Karena biar bagaimana, meskipun anak didik kita pintar namun, mengalami gangguan penglihatan pasti penerimaan pembelajarannya juga tidak maksimal,” tambahnya. (Ad)


















