CYBERPARE.COM, Pasangkayu. — Expor perdana CPO buah sawit di pelabuhan PT. Tanjung Sarana Lestari ke China dihadiri Bupati Pasangkayu H. Agus Ambo djiwa, kepala SDO Astra Agro lestari sepasangkayu, beserta pihak Kementerian Pertanian Bidang badan Karantina Pertanian Jum,at 08 Maret 2019 pagi tadi.
H. Agus Ambo djiwa mengatakan Pemerintah daerah sangat respon atas expor perdana yang dulakukan PT astra agro lestari dalam hal ini PT Tanjung bina lestari expor perdana kapasitas 8 ribu ton CPO untuk dikirim ke tiongkok china,ini bagian komunitas sawit ternyata masih diminati negara luar ,hal ini asil produksi kabupaten pasangkayu bupati sangat bangga karena mengangkat ekonomi rakyat. Ucapnya
Dijelaskannya, meski harga sawit turun,tetapi sawit komuniti primadona karena Sawit penyumbang terbesar devisa Negara, Meski Amerika dan India tidak membeli karena panen kedelai serta bunga matahari itu hanya musiman, sehingga bisa terhenti, sedangkan sawit setiap saat ada kalau diperlukan kenegara lain,apalagi presiden sudah mencanankan akan membangun B100 artinya apa?? CPO kedepan sudah bisa dibeli oleh negara kita sendiri, masyarakat petani sawit diuntungkan karena tidak tergantung pasar luar. Tuturnya
Sebagai pemerintah pasangkayu dalam hal ini bupati menjamin mempelitaskan,tempat bagi pengusaha yang datang untuk menyakinkan daerah kita aman dengan segala aspek,sehingga pengusaha nyaman untuk tinggal dipasangkayu, bahkan kami kedepan menyediakan 500 hektar untuk menjadikan pelabuhan kusus komuniti pertanian dan perikanan.ucapnya
Doni kepala CDO PT. Tanjung Sarana Lestari mengatakan bahwa 8 ribu ton secara kapasitas mampu kami tingkatkan tapi kita melihat perkembangan pasar harga ada saatnya kita mengola produk hilirnya, tapi ini menjadi editfelu bagi pasangkayu,dan perusahan kita menjual bahan baku, sekarang kita mengolah,expor perdana ke china ini menambah editfelu harapan kedepan kami akan tingkatkan, katanya. (Tomy / Effendy)


















