CYBERPARE.COM, PAREPARE — Sampah plastik seperti botol, kantong kresek, pembungkus makanan dan sabun, dimanfaatkan dengan baik oleh ibu-ibu persit chandra kirana XL atau istri-istri personel Kodim 1405/Mallusetasi.
Sampah plastik yang dikumpulkan, diolah dan dibuatkan karya seni dari ecobrick. Ini disampaikan Ketua Persit Chandra Kirana XL, Farah K. Adi Hamsyah, Senin (11/3/2019).
“Kita sadar plastik sulit terurai, dan berpotensi merusak alam. Karena itu, sampah ini kita kumpulkan dan diolah menjadi barang seni yang dapat dimanfaatkan secara langsung, seperti kursi, meja dan hiasan untuk taman,” jelasnya.
Ia berharap, pemanfaatan sampah plastik dengan pembuatan ecobrick dapat meminimalisir penggunaan minuman kemasan.
“Kita harap, apa yang dilakukan ibu-ibu persit Kodim 1405/Mlts ini dapat menginspirasi masyarakat luas, sehingga implementasi pemanfaatan sampah plastik merata di lingkungan,” harap dia.
Diketahui, ecobrick merupakan bata ramah lingkungan, terbuat dari botol plastik yang diisi dengan sampah plastik hingga padat. Membuat ecobrick butuh waktu lama dan usaha keras. (Win)


















