CYBERPARE.COM, Pasangkayu — Rapat koordinasi persiapan kampanye rapat umum pemilu 2019 di Bawaslu. Pihak KPU mengatakan, kertas suara sampai hari ini belum datang di seluruh wilayah Sulbar dikarenakan perusahan percetakan pemenang tender di kota Makassar, bahan baku cetakannya habis, berupa tinta dan kertas harus dipesan dari luar Makassar. Dan harus dikirim lewat kapal laut sedangkan kapal laut yang membawa bahan baku tiba ke Makassar tanggal 25/03/19 akan datang.
Ketua KPU Pasangkayu Sahran Ahmad mengatakan dalam rapat koordinasi persiapan kampanye pemilu di kantor bawaslu,pada hari ini kami baru terima C1 saja, pasalnya lagi sedikit waktu untuk kita bekerja sedangkan kertas suara belum ada datang.ucapnya
Lanjut dia, Diperkirakan 1 April 2019 kertas suara tiba dipasangkayu,butuh waktu untuk melipat kertas suara,terpaksa kami akan mencarikan relawan sebesar 450 orang dan gedung tempat untuk menampung mereka kerja, lagian kertas suara yang rusak harus diberitahukan ke provensi untuk diganti,setekah itu harus dibagikan kekacamatan setempat .tegasnya
Kapolres mamuju utara AKBP Made Ary Pradana mengatakan kami dari pihak polri akan mengawal mendatangi perusahan percetakan agar cepat dicetak , bekerja sama dengan bawaslu dan KPU pasangkayu,agar tercapainya pemilu 2019 ini.ucapnya
Made ary menegaskan kami dari Polri akan melaksanakan tugas untuk menyakinkan setiap masyarakat di pasangkayu dipastikan pemilu 2019 ini akan aman,walaupun kekurangan personil polres mamuju utara, kami sudah berkoordinasi kepada polda sulbar untuk minta bantuan personil kepasangkayu.ucapnya
Ketua Bawaslu Pasangkayu Ardi Trisandi mengatakan, kami dari pihak sisi pengawasanakan berkoordinasikan kepihak Bawaslu provinsi, untuk cepat memberitahuan ke KPU provinsi agar memastikan pencetakan surat suara bisa secepatnya dilakukan,karena keterlambatan logistik bisa berpotensi pelanggaran dalam pemilu ini, Ungkapnya. (Tomy / Effendy)


















