banner 728x250

Dialog Publik Pasangkayu, Hadirkan Direktur Perludem

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PASANGKAYU, — Dialog publik pemilik berdaulat negara kuat, dihadiri bupati pasangkayu H. Agus Ambo Djiwa, Dir Eksekutif Perludem Titi Anggraini, Wakapolres Matra kompol Jupri H, ketua DPRD H. Lukman Sait, ketua KPU Provinsi Faranuddin, ketua bawaslu Ardi Trisandi, ketua KPU Pasangkayu Sahran Ahmad, para caleg partai dan undangan.

Dir Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengatakan, besarnya,pengatahuan masyarakat harus perlu diperkuat pemilu serentak yang diselenggarakan di Indonesia ini, masih banyak belum mengetahui Pipres dan pileg serentak maka sosalisasi penjangkauan pemili penyampaian informasi pemilu ke masyarakat harus semakin intensif dilakukan KPU dengan melibatkan para pemangku kepentingan mulai media,ormas,tokoh agama,masyarakat sipil, terangnya.

Titi mengatakan, Demokrasi Pemilu di Indonesia secara betul-betul terbuka,bebas dan adil di1999 lalu, kenapa masih ada perubahan perubahan teknis ” kita masih menuju proses kesana,itu karena tidak lepas situasi politik yang berpengarui bagimana sebuah kebijakan dibuat, meskinya pembuat kebijakan berorientasi pada sistem betul betul bebas dan adil, tetapi masih banyak kepentingan, makanya perubahan- perubahan itu terjadi dalam banyak hal menyusaikan kepentingan orang dibelakangnya.

Pemilu 2019 ini kedepan akan banyak tatangan dari sisi teknis Kopentisi dan persaingan pun akan sangat ketat potensi kecurangan harus antisipasi Dengan baik, kalau tidak potensi terjadinya kecurangan dan pelangaran sangat besar,potensinya sangat sengit antara caleg satu partai, caleg beda partai ,saat yang sama kita juga pilpres ,profesionalisme penyelanggara penuh tantangan untuk bisa kerja benar.

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, mengatakan dalam dialog publik,pemilu adalah alat mencari pemimpin, jangan ada yang mencederai satu dengan yang lain dikarenakan beda pendapat ,ini pesta demokrasi artinya kita menyelangarakan dengan gembira,jangan ada berita hoax yang akan mengacaukan rakyat sehingga tertanam kebencian antara satu dengan yang lain, harapnya. (Tomy / Effendy)

banner 800x800