CYBERPARE.COM, PAREPARE — Anggota DPRD Kota Parepare Nurtiati Syam menyesalkan tidak tersedianya vaksin rabies di Puskesmas Lapadde sehingga penanganan medis terhadap korban gigitan anjing tidak maksimal.
Penyesalan ini disampaikan politisi Partai Demokrat saat menemui langsung korban gigitan anjing, Syahril (65) dan Abdullah (3), di rumah kediamannya, Sabtu (13/4/2019).
Menurut Nurtiati Syam, tidak tersedianya vaksin rabies di Puskesmas Lapadde merupakan satu kelalaian Pemerintah Kota melalui leading sektor terkait. Seharusnya, katanya, Dinas Kesehatan lebih proaktif dengan menyiapkan vaksin rabies di sejumlah Puskesmas. “Sekarang sudah ada dua korban gigitan anjing liar, saat dibawa ke puskesmas tidak dilayani maksimal lantaran tidak ada vaksin rabies tersedia”, keluh Nurtiati.
Syahril, korban gigitan anjing liar kepada Anggota DPRD Parepare itu mengaku, sudah ditangani Puskesmas Lapadde. Namun dalam penanganan, dia dan cucunya hanya diberikan obat antibiotic. “Kami belum divaksin, kata petugas puskesmas, karena vaksin rabies belum ada,” jelas Syahril. (pcl/cyberpare).


















