CYBERPARE.COM, PAREPARE — Kota Parepare memiliki luas 99,33 km2, dengan empat kecamatan dan 22 kelurahan, serta berpenduduk 142 ribu jiwa lebih. Bergerak di sektor jasa dan niaga membawa Parepare sebagai kota terbuka dan multietnis, sekaligus menjadi sentra perekonomian di utara Sulawesi Selatan
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menjelaskan, Parepare dikenal sebagai Kota Habibie, sebagai tempat kelahiran Presiden ketiga RI tersebut.
“Selain itu, berbagai ikon kota telah kita bangun menggunakan nama beliau (Habibie), seperti monumen cinta sejati Habibie Ainun, Balai Ainun, rumah sakit dr. Hasri Ainun Habibie. Disusul nanti Institut Teknologi Habibie (ITH) dan museum Habibie,” jelasnya, di hadapan peserta Diklatpim Asal Kepulauan Selayar.
Menurut Taufan, upaya menjadikan Parepare sebagai Kota BJ Habibie bukan tanpa alasan. Presiden RI ketiga ini merupakan inspirator pembangunan yang memberikan energi positif.
“Saya menjadikan Bapak BJ Habibie sebagai sumber inspirasi membangun kota Parepare, dengan melahirkan ikon atau spot yang menjadi daya tarik orang datang berkunjung,” katanya.
“Pembangunan di Parepare memiliki karakteristik sebagaimana yang dimiliki beliau (BJ Habibie), sehingga apa yang dihasilkan untuk masyarakat dibangun dengan landasan akademik dan keagamaan,” tandas Walikota bergelar doktor hukum itu. (Ad)


















