CYBERPARE.COM, PASANGKAYU —Rumah Tahanan (Rutan) Bambalomotu kabupaten Pasangkayu terbakar, Kebakaran terjadi sekitar jam 08:30 wita pagi, kebakaran diduga karena adanya kericuhan didalam Rutan.
Karena dipicu kesewenang wenagan dari petugas Rutan terhadap tahanan. Napi dan sejumlah tahanan yang bersenjata
kayu dan batu menghancurkan sejumlah fasilitas dan melakukan pembakaran.
Akibatnya sejumlah dinding kantor Rutan Pasangkayu yang terbuat dari tripleks hancur. Sejumlah berkas-berkas hangus terbakar. Api baru padam usaj mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman.
Amsal (Anca) Salah seorang Tanahan mengaku, kejadian berawal dari perlakuan yang dinilainya sewenang-wenang dari petugas Rutan terhadap mereka pasca Pemilihan Presiden (Pilpres).
“Semalam usai Pemilu, kami dianiaya tanpa alasan yang jelas, “ Sekitar jam 12 malam selesai perhitungan suara di TPS 10 disini di Rutan Pasangkayu kami dikasi keluar. Kami dianiaya dengan alasan yang tidak jelas” sikap ini memicu pemicu adanya aksi para Napi dan tahanan” ungkapnya.
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar membantah jika kejadian tersebut berkaitan dengan Pilpres. Saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian sebenarnya, Untuk sementara pihaknya masih fokus menenangkan situasi.
“Penyebabnya masih ditelusuri pihak Polres setempat dan komunikasi sudah dijalankan, yang penting sekarang situasinya sudah terkendali. Itu yang utama hari ini. Soal untuk penelusuran apa penyebabnya, dan perlu penulusaran lebih lanjut, Kapolres Mamuju utara yang akan menyampaikan sama kawan-kawan” terang Brigjend. H.Burhanuddin. (Tomy / Effendy)


















