Foto : Andi Surya Cipta
CYBERPARE.COM, PAREPARE — Andi Surya Cipta, Calon Anggota Legislatif Dapil III Soreang menginstruksikan seluruh saksinya menarik diri dari perhitungam rekapitulasi hasil Pemilu 2019.
Caleg partai BERKARYA ini menegaskan, pihaknya tidak akan menandatangani Berita Acara Hasil Perhitungan Suara atau apapun namanya. Hal ini dilakukan Surya sebagai bentuk protes atas ketidak becusan PANWAS dalam melaksanakan tugas pengawasan Pemilu.
Surya Cipta mengungkapkan, tiga hari jelang Pemilu 17 April 2019, tim sukses Caleg sudah berkeliaran bagi-bagi uang kepada calon pemilih. Bahkan terang-terangan mereka lakukan. Jadi proses demokrasi kita benar-benar telah sakit dan dibiarkan saja oleh Panwas,” keluh Andi Surya, Senin (22/4/2019).
Menurutnya, ada lagi kesadaran berdemokrasi di mana uang menjadi tolak ukur. “Kami merasa proses demokrasi pemilihan legeslatif kali ini benar-benar tercederai dengan cara cara bagi bagi uang”, tambah Surya.
Parahnya lagi, katanya, Panwas yang seharusnya punya domain seolah tidak berdaya malah terkesan pura pura tidak tahu.
“Semoga Caleg yang terpilih dengan cara membeli suara rakyat bisa fokus pada tupoksinya dan bukan sibuk sebagai wakil rakyat, bukan sebagai pencari kerja. Semoga masyarakat yang memilih caleg dikarenakan uang saya ucapkan selamat menikmati pilihannya. Semoga pilihannya dapat dipertanggung jawabkan dunia akhirat”, ujarnya.
Andi Surya juga mengucapkan selamat kepada Caleg terpilih. Kiranya betul betul tulus bekerja hasil dari suara suci rakyat.
Tidak ada yang sempurnah tetapi jika tahu cara cara tersebut salah secara hukum apalagi menurut agama. “Masa kita mau ikuti cara seperti Itu. Cara pecundang dan munafik”, tegas Caleg muda penggagas gerakan TOLAK MONEY POLITIK. (Pcl/cyberpare).


















