CYBERPARE.COM, PAREPARE — Keterampilan komunikasi secara efektif mesti dimiliki tenaga kesehatan, khususnya saat berhadapan dengan pasien yang dilayani. Hal ini ditekankan pengurus bidang diklat DPW Sulsel, dr NS. Yulia Prihartini, S.Kep. M.Kep, saat menjadi pemateri in house training, di Aula RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Rabu (8/5/2019).
“Tenaga kesehatan mesti memiliki jiwa pendengar, bertingkahlaku asertif, membaca situasi dan melakukan persuasi. Juga dibutuhkan sikap respect, empathy, audible, clarity dan humble,” jelasnya.
dr NS. Yulia mengatakan, empat standar service excellence yang mesti dipahami seorang tenaga kesehatan yaitu, membuat masyarakat merasa istimewa, memenuhi harapan, dipercaya akan fasilitas dan jasa institusi, serta mampu mengatasi keluhan.
“Tenaga kesehatan mesti memiliki komitmen terhadap masyarakat, dengan memberi tindakan layanan yang melebihi harapan,” katanya.
Humas RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Hj Farida mengatakan, keterampilan komunikasi bagi tenaga kesehatan dapat memperlancar proses pemberian pelayanan kepada pasien.
“Selain itu, juga mencegah terjadinya kesalahan informasi dan memperjelas instruksi dokter tentang pengobatan dan tindakan yang dilakukan kepada pasien,” ujarnya. (Ad)


















