PAREPARE,CYBERPARE.com. — UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di jalan Jendral M Yusuf Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare Sulawesi Selatan yang rampung sejak 2 tahun lalu, ternyata hingga saat ini belum difungsikan. Maka tak heran, jika Puskesmas tersebut menjadi sorotan masyarakat setempat.
Seorang tokoh masyarakat dari PEKAT – Indonesia Bersatu Kota Parepare, Aris Moenir Pabbola menilai, Puskesmas Lemoe yang dibangun sejak 2017 lalu, anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp. 6 Miliar. “Namun, dana tersebut dinilai Mubazzir karena bangunannya belum difungsikan,” ujar Moenir kepada Cyberpare.com, Rabu (12/6/2019).
Aris Moenir yang juga Sekretaris PEKAT- Indonesia Bersatu, Kota Parepare menyayangkan jika bangunan yang terdiri dari Empat itu diantaranya bangunan utama berlantai dua dan tiga bangunan lainnya berlantai satu dan adapula sebagian item pekerjaanya yang belum rampung.
Menurutnya, pembangunan Puskesmas yang sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp. 6 Miliar ini sebaiknya pihak berwenang dalam hal ini kepolisian mengusut penggunaan anggaran yang digunakan untuk pembangunan Puskesmas Lemoe ini,” saran Aris Moenir.
Sementara Jumardin, Pejabat Pelaksana Kegiatan Pada Dinas Kesehatan Kota Parepare saat dihubungi melalui telepon selularnya,j terkait belum difungsikannya hu Puskesmas Lemoe tersebut, tidak dapat memberikan penjelasan
rinci.
“Jadi kalau ditanya, Jumardin, hanya menjawab tunggu Tunggumi saja nanti setelah saya dilantik baru difungsikan”, ujarnya. (pcl/cyberpare)


















