banner 728x250

Warga Desa Long Midang Nikmati Listrik Setelah 74 Tahun Merdeka

banner 120x600
banner 468x60

PLN Nunukan

NUNUKAN, CYBERPARE.COM. – Warga Desa Long Midang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara saat ini patut berbahagia. Pasalnya, mereka sudah menikmati betapa nikmat dan indahnya penerangan listrik 24 Jam terutama pada malam hari.

Pelayanan Aliran Listrik ke rumah warga Desa Long Midang ditandai dengan penyalaan KWH Meter Pos Gabungan Pengamanan Perbatasan Long Midang oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, SE. MM didampingi General Manager PT. PLN Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Joko Dwiyatno.

Penyalaan KWH Meter yang merupakan kado HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 tersebut, juga turut disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan Fitri Zulfahmi, Danyonif Raider Modang Satgas Pamtas Mayor (Inf) Ronald Wahyudi, Camat Krayan yang juga disaksikan oleh masyarakat serta tentara diraja Malaysia yang bertugas di pos gabungan tersebut, Jumat pekan lalu.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menyampaikan apresiasi terhadap PT PLN atas komitmennya untuk menerangi daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar khususnya di daerah yang berbatasan langsung dengan tetangga Malaysia diwujudkan dalam bentuk kerja nyata terangi nusantara hingga ke pelosok negeri.

“Meski banyak hambatan untuk mewujudkan pembangunan kelistrikan di wilayah Krayan, namun PLN berhasil mengalirkan listrik di wilayah perbatasan,” ungkap Asmin Laura.

Selain komitmen dari PT PLN, juga dukungan pemerintah Kabupaten hingga seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) untuk mendukung program yang dicanangkan pemerintah dalam mewujudkan program kelistrikan hingga desa dapat direalisasikan dengan tepat waktu. Sehingga saat ini di Desa Long Midang, aliran listrik dapat dinikmati dalam 24 jam.

Laura berharap untuk di daerah – daerah yang belum teraliri listrik juga dapat menjadi perhatian dari PT PLN untuk dapat membangun infrastruktur listrik, khususnya di daerah pedesaan seperti di Kecamatan Sei Menggaris, Sembakung, Kecamatan Tulin Onsoi dan Kecamatan Sebuku yang belum menikmati listrik hingga saat ini.

“Dengan tersalurkannya listrik 24 jam di daerah pedesaan akan membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” ujar Bupati Nunukan itu.

General Manager PT. PLN Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Joko Dwiyatno mengakui, untuk mengaliri listrik di wilayah perbatasan di Desa Long Midang ini, cukup sulit dikarenakan pengiriman peralatan dan material kelistrikan tidak dapat dilakukan dengan transportasi darat dalam negeri sehingga PT PLN melakukan pengiriman melalui Malaysia.

“Kita kirim material dari Berau ke Nunukan, kemudian ke Tawau Malaysia dan dikirim melalui darat menuju Bakalalan daerah Serawak Malysia,” ungkapnya. (Humas/Anto/pcl).

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *