CYBERPARE.COM, PAREPARE — Bagi sebagian besar orang, World Clean up Day (WCD) mesti sudah tidak asing lagi. WCD merupakan aksi kebersihan yang serentak dilakukan di berbagai belahan dunia setiap setiap bulan September.
WCD tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 21 September secara serentak dan akan melibatkan 13 juta relawan di seluruh pelosok Indonesia.
Seperti di Kota Parepare, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Rumah Belajar Cinta Damai (RBCD) Parepare siap menggelar World Clean Up Day pada 21 September mendatang.
World Clean Up Day atau hari bersih sedunia itu merupakan kegiatan pungut sampah utamanya plastik bekas yang serentak dilakukan seluruh dunia.
Aksi pungut sampah yang bakal dipusatkan di sepanjang pesisir pantai Mattirotasi akan melibatkan sejumlah kalangan diantaranya komunitas, pelajar, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), dan lembaga kemahasiswaan.
Ketua KNPI Parepare, Asy’ari Abdullah mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan pemuda dan masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai yang merupakan salah satu ikon pariwisata Parepare.
“Semoga dengan kegiatan ini, masyarakat akan membudayakan hidup bersih, serta membantu pemerintah kota Parepare untuk mempertahankan penghargaan Adipura,” ucapnya saat ditemui usai rapat di warkop Kose.
Menariknya, aksi pungut sampah ini bakal menyediakan hadiah menarik bagi para komunitas yang mengumpulkan sampah paling banyak.
Sementara itu, Muchlis Rahman selaku pengelola RBCD dan Koordinator pelaksana mengajak kepada seluruh kalangan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Ayo ramaikan World Clean Up Day 2019, selamatkan dunia dari Sampah Plastik,”tuturnya
Panitia penyelenggara akan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHD) Kota Parepare untuk bersinergi mensukseskan World Clean Up 2019 di Kota Parepare.
Diketahui, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah atas prestasi yang diraih tahun lalu yakni berhasil memimpin aksi cleanup terbesar di dunia yang melibatkan 7,6 juta relawan.(uk)


















