CYBERPARE.COM, PAREPARE — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Parepare dalam waktu dekat mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) IX sekaligus Pemilihan Ketua masa bakti 2019-2023. Selasa, 10/9/2019
Rencana Muscab dan pemilihan ketua akan digelar pada Jumat 13/9/2019 mendatang, di Hotel Kenari, jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare
Dalam agenda Musyawarah Cabang IX dan Pemilihan Ketua, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Soreang Kota Parepare, mendukung Fadly Agus Mante untuk maju kembali memimpin Pemuda Pancasila Kota Parepare untuk masa bakti 2019-2023, bentuk dukungan itu dibuktikan dengan deklarasi
Saat dikonfirmasi, Ketua PAC PP Kecamatan Soreang, Arief surya Lega berharap, Fadly Agus Mante kembali menjadi Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Parepare.
“Kami sangat berharap beliau kembali menjadi Ketua Manjelis Pimpinan Cabang Parepare, karena kami tau kepribadian beliau di organisasi PP yang begitu cinta dengan organisasi karena beliau dapat merangkul seluruh pengurus PP di Parepare,” katanya.
Arief menambahkan, Tak hanya komit memberikan dukungan, PAC PP Kecamatan Soreang juga telah menyerahkan surat dukungan.
“Fadli agus mante beliau sangat memperhatikan organisasi dan memperhatikan semua para kader PP dan loyalitas kepada organisasi PP dan selalu memberi motifasi kepada semua kader,”ungkap Arief
Sementara Terpisah, Ketua MPC PP Parepare, Fadly Agus Mante saat ditanyai terkait dirinya maju kembali sebagai kandidat Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasil Kota Parepare.
“Insya Allah siap, sekiranya teman-teman masih mengamanahkan posisi itu kepada saya dinda,” tuturnya.
Pria yang akrab disapa Awing ini menambahkan, Solidaritas antar kader PP menjadi kekuatan untuk membangkitkan semangat menjaga nilai-nilai luhur pancasila.
“Kebhinekaan diantara kita mampu menyatukan niat dan cita-cita kita sebagai anak bangsa yang berdaulat,” katanya
Dia juga berharap adanya kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah dan juga dari semua kalangan. Menurutnya perbedaan suku, ras, budaya dan agama bisa diikat menjadi kesatuan saling mencintai dan menghormati. (uk)


















