CYBERPARE.COM, PAREPARE — Ribuan relawan World Clean Up Day Indonesia (WCDI) Kota Parepare yang dilangsungkan di Taman Mattirotasi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Sabtu, 21/9/2019
Relawan dari berbagai kalangan, mulai dari aparat TNI/Polri, Mahasiswa, Organisasi kepemudaan, Komunitas, serta Masyarakat umum yang turut ambil bagian dalam World Clean Up Day Indonesia.
Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi yang melepas ribuan relawan sekaligus mengapresiasi kegiatan tahunan tersebut.
Tak hanya itu, bentuk apresiasi serta turut mengambil bagian pada kegiatan tersebut, datang dari Forum Pengembang Ajatappareng (FPA) yang di ketuai oleh Andi Abraham.
Pria yang akrab disapa Abe, mengikutsertakan kurang lebih 20 orang anggotanya untuk memeriahkan kegiatan tahunan tersebut.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran manusia akan isu sampah yang sudah menjadi isu kritis dan didiskusikan di berbagai negara. Indonesia masih menjadi buah bibir sejak dinobatkan sebagai negara penyumbang sampah plastik kedua di dunia ke lautan setelah China. Momentum ini diharapkan merubah perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan melakukan pengelolahan sampah yang baik,” ujar pria bergelar Insinyur (Ir) saat ditemui di Taman Mattirotasi.
Sementara, Ketua KNPI Parepare Asy’ari Abdullah mengatakan, kegiatan itu merupakan aksi sosial bersih-bersih sampah plastik yang serentak di 158 negara. Katanya, sampah yang dikumpulkan akan dipilah sampah nonplastik dan plastik.
” Untuk menyemarakkan kegiatan ini, kami menyiapkan hadiah untuk peserta dari komunitas yang mengumpulkan sampah plastik terberat,” ucap Asy’ari.
Asy’ari juga mengungkapkan jumlah peserta yang hadir sekitar 1025 orang yang tergabung dalam 72 komunitas.
“Belum termasuk peserta yang datang perseorangan. Kami juga berhasil mengumpulkan sekitar 3 ton sampah plastik,” ungkapnya. (uk)


















