banner 728x250

Diduga Oknum Warga Inisiasi Tolak Pembangunan Masjid di Lumpue

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Niat baik AKBP Purn H.Andi Djenne AP, yang ingin membangun masjid di atas lahan pribadi seluas 40×15 meter, dihalau oleh oknum warga yang diduga inisiasi atau memprovokasi warga lain agar menolak pembangunan tempat ibadah umat muslim itu.

Padahal, masjid yang akan dibangun itu menggunakan biaya sendiri, dimana material bahan bangunan telah disiapkan di lokasi, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

“Alhamdulillah, saya mau bangun Masjid di atas lahan saya sendiri pak, tapi ada oknum warga yang menolak,” tutur Ambo Djenne, Kamis (26/9/2019).

Terkait penolakan itu, Ambo Djenne tidak mengetahui pasti alasan dari oknum warga yang diketahui bernama Hj. Harmina itu, yang merupakan salah satu guru Sekolah Dasar di daerah bertagline kota santri dan ulama ini.

“Kita mau mendirikan rumah ibadah, (Masjid) kok dihalangi. Padahal itukan untuk kepentingan kita semua sebagai umat muslim. Sayakan ingin bangun masjid tanpa menyalahi aturan apalagi merampas hak warga lain,” sesalnya.

Persoalan penolakan pembangunan Masjid tersebut, kata dia, telah ditangani oleh pihak Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

Pasalnya, Hj. Harmina mengumpulkan tanda tangan warga sekitar untuk ikut menolak rencana pembangunan Masjid itu.

“Sudah ditangani pak Lurah tapi belum ada solusi. Insya Allah, saya tidak urung untuk membangun Masjid. Kami harap pemerintah mengedepankan asas kepentingan orang banyak terutama bagi umat muslim,” ungkapnya.

Lurah Lumpue, Ilyas, saat ditemui mengungkapkan alasan terjadinya penolakan pembangunan Masjid dari oknum warga.

“Itu karena warga nilai letak lokasi rencana pembangunan tak jauh dari Masjid yang ada, jadinya kan berdekatan begitu,” katanya.

Dia menjelaskan, terjadi pro kontra antar warga terkait rencana pembangunan masjid tersebut. Masyarakat yang mendukung, kata dia, tak kalah banyak dan dibuktikan dengan tanda tangan dalam surat pernyataan.

Lurah Ilyas pun menyatakan mendukung berdirinya Masjid diwilayahnya sepanjang tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat.

“Kita ketahui ada penolakan dan pendukung, kita dukung sepanjang tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat,” ungkapnya . (Ad)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *