CYBERPARE.COM, PANGKEP — Warga Kampung Maleleng, Kelurahan Sibua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, digegerkan peristiwa gantung diri, yang dilakukan oleh seorang lelaki Arfah (40). Jumat, 8/11/2019
Diketahui pria yang berprofesi sebagai Tukang Bentor ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya, yang diduga depresi berat akibat proses perceraian bersama istrinya.
Korban juga dikabarkan sering menyendiri, dan mengurung diri dalam kamarnya. Korban meninggalkan dua orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
“Arfah pertama kali ditemukan oleh ponakannya, dalam keadaan terlilit sarung dan ikat pinggang. Arfah memilih gantung diri, akibat depresi ditinggal istri dan anaknya,” ungkap Kapolsek Pangkajene, AKP Asgar.
Kata saudara korban, Kadir (32), yang bersangkutan ini, sudah tiga bulan ditinggalkan oleh istri dan anaknya. Sehingga yang bersangkutan diduga mengalami depresi, sehingga gantung diri.
Kini jenazah korban dibawa ke RS Batara Siang Pangkep untuk dilakukan visum, namun Kadir, saudara dari korban ini menolak untuk dilakukan autopsi. (Mcd)


















