Ketgam : Piter Pasande Plt Ketua LVRI Parepare
CY1BERPARE.COM. PAREPARE. Walaupun belum ada pejabat berkompeten secara resmi memberikan pengakuan, tapi dengan adanya surat undangan menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan yang ditujukan langsung kepada Plt. Ketua LVRI Parepare. Surat undangan itu merupakan bukti sahi bahwa Pemerintah Daerah Kota Parepare mengakui keberadaan pejabat Plt. Ketua LVRI Parepare atas nama Piter Pasande.
“Surat undangan itu ditandatangani langsung Bapak Sekda Parepare, Iwan Asaad”, ungkap Piter Pasande kepada Cyberpare seusai menghadiri upacara Hari Pahlawan. Padahal tahun sebelumnya tidak ada undangan atas nama pejabat plt. ketua veteran.
Mantan brimob dengan pangkat terakhir kompol ini mengakui, sebelum menghadiri upacara Hari Pahlawan di Lapangan Andi Makkasau terlebih dahulu soan kepada ketua lama H. Abdul Majid. Menurutnya, tidak ada ekspresi kekecewaan yang diperlihatkan Abdul Majid dan menerima dengan legowo.
Piter meminta ijin supaya palang yang terpasang di pintu ruangannya akan dibukanya, termasuk gembok pintu gerbang Sekertariat LVRI Parepare. Abdul Majid juga tidak menolak permintaan Piter Pasande itu.
Sehingga dengan adanya sikap yang diperlihatkan ketua lama agar pihak-pihak yang tidak menerima adanya pejabat plt. ketua supaya menerimanya dengan senang hati. Piter mengaku akan merangkul dan melakukan konsolidasi supaya organisasi LVRI Parepare berjalan dengan baik.
Sebelumnya memang LVRI Parepare ini terdapat dua kubu. Kubu Abdul Majid mengaku masih ketua karena pemberhentiannya tidak sah. Sedangkan kubu Piter Pasande mengaku mendapatkan mandat sebagai plt. ketua. Akibatnya terjadilah saling klaim mengklaim penguasaan kantor LVRI Parepare. Buntut terakhir adalah pemasangan palang di pintu ruangan Piter Pasande sehari sebelum peringatan Hari Pahlawan, 10 Nopember 2019 lalu. Sebelumnya pintu gerbang digembok yang sudah berlangsung lama sehingga menghalangi akses nasuk. Bahkan beberapa kali saling melapor ke pihak kepolisian. (takdir).


















